
DENPASAR – Tim biliar Porprov Badung menunjukkan prestasi dan tampil terbaik dengan menyabet predikat juara umum, pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Biliar yang digelar Pengprov POBSI Bali dan dilangsungkang di dua lokasi rumah biliar berbeda pada 23-24 September 2022 dan berakhir pada Sabtu (24/9/2022) malam. Badung keuar menjadi yang terbaik dengan raihan 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu.
Sementara di posisi runner up ditempati Buleleng dengan 1 emas dan 1 perunggu, ranking 3 bercokol Tabanan dengan 1 emas, ranking empat Klungkung dengan 1 perak dan 1 perunggu, ranking lima bercokol Bangli dengan 1 perak dan ranking 6 dihuni Kota Denpasar dengan 3 perunggu. Sedangkan tiga kabupaten lainnya yakni Gianyar, Jembrana dan Karangasem pulang tanpa medali.
Rincian medali itu sendiri menurut Ketua Panitia Kejurprov Yosafat Heryanto, untuk divisi pool nomor 9-ball Putra, podium tertinggi berdiri Irwan Limardi (Badung) yang meraih emas, Perak disabet Agus Zulkarnaen (Klungkung) dan perunggu bersama menjadi milik Agung Pratikno (Klungkung) serta Putu Sudika (Buleleng).
Sementara untuk Putri Medali emas dibawa pulang Pretty Septiana (Tabanan), Perak Nicole Earsean (Bangli) serta perunggu bersama Ni Nyoman Putri Wijayanti (Badung) dan Ayu Puspita (Denpasar).
Sementara di divisi snooker, emas diraih I Gede Widiantara (Buleleng), Perak Kadek Ryan Pramana Dipta (Badung) dan perunggu bersama diraih I Ketut Erawan (Denpasar), dan I Gede Putrawan (Denpasar).
“Memang di Kejurprov ini ada beberapa kabupaten yang tidak menurunkan pebiliar utamanya dan lebih pada memberikan kesempatan pebiliar lapis dua atau pemain mudanya. Ya mungkin itu bagian dari taktik strategi mereka,” ujar pria yang akrab disapa Hery itu.
Di lain pihak, Ketua Umum Pengprov POBSI Bali dr. Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa berharap, Kejurprov itu sendiri bisa dijadikan ajang tolok ukur bagi para atlet kabupaten/kota di seluruh Bali sebelum turun pada Porprov Bali XV/2022 yang digelar pada 20-27 November 2022.
“Setidaknya dengan Kejurprov yang sudah lama vakum dan kini digelar kembali bisa menjadi evaluasi dan pembenahan performa para atlet biliar kabupaten/kota di seluruh Bali. Juga bisa dijadikan ajang melihat perkembangan dari latihan selama ini sebagai persiapan bertanding di Porprov Bali 2022,” pungkas Laksmi Duarsa. (ari/jon)








