
DENPASAR – Penyedia venue untuk pertandingan pada Porprov Bali XV/2022, pelaksana tugas dari pengkab/pengkot cabang olahraga (cabor) yang diistilahkan Koordinator wilayah (Korwil) untuk lima kebutuhan yakni dekorasi, keamanan, kebersihan, kesehatan dan aci-aci, anggarannya agar dikoordinasikan ke KONI kabupaten/kota masing-masing.
“Kami sudah membahas semua itu dengan pihak KONI masing-masing penyedia venue dan berapa anggarannya sudah kami bahas untuk per cabor. Jadi koordinasi penyedia venue tidak lagi berurusan dengan pihak KONI Bali. Jadi silahkan penyedia venue untuk cabor, pihak pengkab/pengkot bisa tanya ke KONInya,” tutur Ketua Umum KONI Bali IGN. Oka Darmawan di KONI Bali, Kamis (22/9/2022).
Semuanya itu, lanjut manta Sekretaris Umum (Sekum) sudah diatur di masing-masing korwil di bawah KONI kabupaten/kota masing-masing.
“Anggarannya sudah ada standarnya tapi sudah ada hitung-hitungannya dan sudah clear dan sudah ada pembagian tugas,” terang Oka Darmawan.
Sedangkan untuk teknisnya pertandingan seperti sewa venue yang cabor memang menggunakan tempat pertandingan dengan sewa sudah menjadi tugas Technical Delegate (TD) dan Pengprov cabor.
“Jadi sudah ada jelas tugas masing-masing antara penyedia venue dengan tugas yang dikerjakan TD tadi. Semuanya sudah jelas dan sudah ada tugasnya masing-masing. Tinggal menjalankan saja,” terang Oka Darmawan.
Diharapkannya, Porprov Bali 2022 yang digelar 20-27 November 2022 bisa berjalan dengan kesederhanaan dan bisa sukses, karena kondisi pandemi sebelumnya yang sangat berdampak dengan anggaran bantuan KONI Bali dari Pemprov Bali.
“Semoga semuanya bisa lancar dan kegiatan olahraga ini bisa menjadi ajang para atlet Bali untuk menunjukkan kualitasnya sebagai persiapan menghadapi pra-PON tahun 2023,” demikian Oka Darmawan. (ari/jon)








