
KUTA – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di wilayah Legian, turut menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77. Mereka menghias gerobak masing-masing dengan atribut bernuansa kemerdekaan, dan berkeliling sambil menjajakan dagangan.
Faza (35) adalah salah satu di antaranya. Pria asal Lombok tersebut mengatakan, itu dilakukan seiring dengan perlombaan motor gerobak hias yang digelar oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Legian. Dirinya pribadi mengaku tidak tahu besaran hadiah yang diterima jika memenangkan perlombaan. Namun baginya, turut serta menyemarakkan Hari Kemerdekaan Indonesia adalah hal utama. Menurut dia, itu sekaligus sebagai ajang promosi ‘Mie Ayam Selebew’ jualannya.
“Saya jualan di Legian sudah sejak 2016. Tapi memang baru tahun ini ada perlombaan seperti ini. Tentu saya sangat antusias,” ungkap Faza yang mengaku biasa berjualan di sekitar Pantai Padma, Legian, itu.
Normalnya kembali pariwisata, adalah satu-satunya harapan pada momentum Kemerdekaan ke-77 ini. Karena dalam kurun waktu dua tahun terakhir, dirinya ikut merasakan dampak lesunya pariwisata akibat pandemi Covid-19.
“Kalau pariwisata kembali normal, tentu akan ada banyak orang yang kembali bekerja. Dengan begitu, banyak juga yang punya bekal untuk jajan mie ayam saya,” harap pedagang mie ayam langganan sejumlah selebgram ibu kota itu.
Sementara terpisah, Ketua LPM Legian, I Wayan Puspa Negara menuturkan, Festival Motor Hias Pedagang Keliling sesungguhnya merupakan inovasi spontan. Yang digelar demi memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kami berharap dengan hadirnya kegiatan ini bisa mendorong pandemi menuju endemi,” ungkapnya.
Dituturkan dia, sebagai peserta kegiatan, tidak lain adalah para pedagang keliling yang sudah bertahun-tahun beraktivitas di wilayah Legian. Dengan metode pembatasan, mereka selama ini juga diberdayakan dalam berbagai kegiatan. Mulai dari pembersihan lingkungan, hingga sebagai agen informasi berbagai peristiwa yang terjadi di masyarakat.
“Dengan langkah ini, kami berharap kepada mereka untuk senantiasa menunjukkan perilaku yang mendukung Legian sebagai destinasi wisata,” ungkapnya sembari menuturkan bahwa selain lomba gerobak motor hias, di hari yang sama juga dilaksanakan kegiatan Street Soccer. Dengan peserta yakni para anak-anak yang tinggal di sekitar Kantor Lurah Legian. (adi/jon)








