
DENPASAR – Pelaku jambret Rohmat (40) yang selama ini menyasar warga asing ditangkap Tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Selatan (Densel). Bahkan, betis kanannya terpaksa ditembak lantaran mencoba melawan petugas.
Dengan kaki masih dibalut perban menutupi luka tembak, Rohmat (40) didudukkan di kursi roda dengan wajah lesu saat diperlihatkan ke awak media, Senin (15/8/2022).
Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Made Teja Dwi Permana mengungkapkan, tersangka merampas tas perempuan asal Prancis, Noemie Chloe Sancelme (34).
Tersangka asal Banyuwangi, Jawa Timur yang tinggal di Sesetan itu beraksi pada Selasa (9/8) sekitar pukul 10.45. Awalnya, korban bersepeda menyusuri Jalan Sekar Waru, Sanur Kauh, hendak menuju Pantai Mertasari.
Bule yang menginap di salah satu vila di Jalan Tanjung, Sanur itu menaruh tas di keranjang sepeda. “Di tas itu berisi uang Rp 1,4 juta, kartu kredit BCA serta perlengkapan ke pantai,” ujar Kompol Dwi Permana didampingi Kanit Reskrim AKP Made Putra Yudistira, Senin (15/8/2022).
Setibanya di lokasi, tersangka mengendarai motor memepet sepeda korban kemudian mengambil tas di keranjang. “Korban berupaya mengejar tersangka sambil berteriak minta tolong, tapi situasi di TKP sedang sepi,” beber Permana.
Korban pun melapor ke Polsek Densel. Tak butuh waktu lama, tersangka ditangkap saat melintas di Jalan Raya Sesetan arah Jalan Diponegoro, Pesanggaran, Sabtu (13/8/2022).
“Saat dilakukan pengembangan, tersangka berupaya melakukan perlawanan sehingga kami memberikan tindakan tegas terukur (tembak kaki ),” tegasnya.
Tersangka mengaku sudah dua kali menjambret karena alasan butuh uang untuk biaya sekolah anaknya. “Pakaian dan kartu kredit korban saya buang di hutan mangrove Benoa. Sedangkan uang dan kacamata saya bawa pulang,” ucap Rohmat sembari meringis kesakitan.
Tersangka mengatakan, menjambret saat ada kesempatan. “Saat melihat jalanan sepi saya langsung beraksi. Sekitar tiga bulan lalu saya pernah menjambret di Jalan Pengembak, Sanur,” ucapnya. (dum)








