
DENPASAR – Salah seorang pemanjat tebing Bali Temi Teli Lasa bakal dipersoalkan Pengprov FPTI Bali karena hendak hengkang ke DKI Jakarta tanpa ada pemberitahuan kepada FPTI Bali. Bahkan di even nasional yang diikuti, Temi telah membela atau membawa nama DKI Jakarta dan bukan Bali. Sedangkan istri temi yang juga pemanjat tebing Bali, Nadia Putri Virgita masih belum ada niat mengikuti jejak suaminya.
Seperti diutarakan Ketua Umum Pengprov FPTI Bali Putu Yudi Atmika, Temi Teli Lasa telah mengajukan surat mutasi ke Pengkab FPTI Badung tanpa ada surat tembusan atau pemberitahuan kepada Pengprov FPTI Bali.
“Temi sudah membela nama DKI Jakarta di salah satu even nasional dengan membawa nama DKI Jakarta dan bukan Bali. Temi juga mengajukan surat mutasi ke DKI Jakarta tanpa sepengetahuan FPTI Bali,” tegas Yudi Atmika saat dikonfirmasi, Minggu (31/7/2022).
Pria yang juga pengurus KONI Bali itu menambahkan, dirinya akan memberitahukan semua itu dengan bersurat kepada Pengprov FPTI DKI Jakarta.
“Saya akan bersurat kepada FPTI DKI Jakarta bahwa atlet panjat tebing Bali Temi Teli Lasa masih menjadi atlet Bali dibawah KONI Bali. Kami juga akan menyampaikan jika FPTI Bali dan KONI Bali belum melepas Temi Teli Lasa karena masih menjadi atlet Bali Bangkit dan dibiayai Pemprov Bali setiap bulan termasuk bonus PON,” terang Yudi Atmika.
Diakuinya, setiap perpindahan atlet sesuai ketentuan harus menyelesaikan proses perpindahan termasuk kopensasi antara Pengprov dan antara KONI.
“Pastinya kami dari cabang olahraga (cabor) FPTI Bali dan KONIBali merasa keberatan perpindahan atlet kami Temi Teli Lasa sebelum melakukan proses perpindahan secara resmi. Kami minta apa yang kami sampaikan itu bisa ditanggapi dan dilaksanakan. Ya jika tidak ada atensi jelas kami akan melakukan jalur ke BAORI.Kalau istri Temi yakni Nadia masih belum memutuskan niat pindah dari FPTI Kabupaten Badung,” tutup Yudi Atmika. (ari/jon)








