Konjen India : Bali Sangat Kaya akan Yoga

0
100
Pelaksanaan sesi yoga serangkaian perayaan Hari Yoga Internasional ke-8, di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar

DENPASAR – Yoga bukanlah hal baru di Bali. Yoga di Bali berkembang dengan sangat pesat. Bahkan yoga bisa ditemukan pada banyak daerah di Bali. Demikian disampaikan Konsul Jenderal (Konjen) India – Bali, Prakash Chand, di sela perayaan Hari Yoga Internasional ke-8, di Lapangan Puputan Margarana, Selasa (21/6/2022).

“Di Bali, kemanapun kamu pergi, akan melihat yoga ada di mana-mana, musik dimana-mana, dan tari-tarian juga ada dimana-mana. Yoga bukan sesuatu hal yang baru di Bali. Bali adalah daerah yang sangat kaya akan yoga,” sebutnya.

Menurut dia, yoga melambangkan penyatuan tubuh dan kesadaran. Kata ‘yoga’ yang berasal dari bahasa Sansekerta, memiliki makna menggabungkan atau menyatukan. Secara fisik, yoga adalah kesatuan tubuh, pikiran, dan nafas. Secara spiritual, yoga adalah kesatuan energi individu dengan energi universal. Secara sosial, yoga adalah koneksi ke seluruh jiwa manusia.

“Jadi yoga adalah ilmu tentang kesatuan, kita semua adalah satu dan perasaan ini adalah yoga,” ucapnya.

Lanjut dia, Hari Yoga Internasional merupakan sebuah inisiatif Perdana Menteri India, Narendra Modi. Dalam pidatonya di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 27 September 2014 silam, mendukung manfaat yoga dan mengusulkan penetapan Hari Yoga Internasional.

Atas dukungan 177 negara termasuk Indonesia, India mengangkat sebuah resolusi untuk menetapkan tanggal 21 Juni sebagai Hari Yoga Internasional. Dan pada tanggal 11 Desember 2014, resolusi tersebut dikeluarkan Majelis Umum PBB dengan dukungan 193 negara.

“Terimakasih telah hadir pada perayaan Hari Yoga Internasional yang ke-8 ini. Kami sangat senang karena ada banyak penggemar yoga termasuk tamu VIP, korps konsuler, komunitas India di Bali, akademisi, pejabat setempat, dan pakar yoga yang hadir,” sebutnya kaitan dengan kegiatan yang terselenggara atas kerjasama antara Konsulat Jenderal India dan Pusat Kebudayaan Swami Vivekananda Bali, dengan Yog Mantra Bali itu.

Untuk diketahui, tahun ini adalah tahun kedua perayaan Hari Yoga Internasional diselenggarakan secara luring di tengah pandemi Covid-19. Bahkan jika dibandingkan dengan sebelumnya, kali ini terbilang jauh lebih besar dengan kehadiran ratusan peserta.

Mereka datang untuk sekaligus mengikuti sesi yoga, yang dipimpin para guru dari Yog Mantra Bali. Sesi Yoga dan meditasi dilanjutkan dengan Shanti Mantra selama 45 menit, sesuai standar Protokol Yoga Umum. Protokol Yoga Umum sendiri adalah serangkaian posisi yoga yang dirancang untuk memungkinkan orang awam berlatih yoga tanpa mengalami kesulitan.

Acara kemudian ditutup dengan pengumuman beberapa doorprize menarik. Di antaranya yakni program pelatihan guru yoga, 2 malam menginap di hotel bintang 5 di Bali, serta tiket pesawat pulang pergi ke Thailand dan Singapura. (adi/jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

seven + seven =