
KUTA – Pergerakan penumpang penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai mengalami pertumbuhan positif. Kondisi itu diyakini akan terus berlanjut hingga akhir tahun nanti, dengan target capaian hingga 9 juta orang penumpang domestik dan internasional.
“Kami optimis itu akan tercapai dalam waktu tujuh bulan ke depan,” ungkap General Manager (GM) PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan, Senin (13/6/2022).
Keoptimisan tersebut katanya didasari atas sejumlah alasan. Di antaranya adalah riwayat pergerakan penumpang 5 bulan terakhir. Yang mana menurut catatan bulan Januari hingga Mei 2022, total sudah terlayani sebanyak 3.186.854 penumpang. Terbanyak terjadi pada Mei lalu, dengan capaian 1.006.662 orang.
Alasan lainnya, yakni adanya berbagai event yang akan digelar pada bulan-bulan ke depan. Salah satunya yakni KTT G20 berikut berbagai side event-nya. Di samping itu, juga adanya momen peak season Natal dan Tahun Baru.
“Kami optimis, mudah-mudahan benar-benar bisa tercapai,” harapnya didampingi dua Co GM PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai yakni Rully Artha dan Aidil Philip Julian.
Dalam pemaparannya itu, Handy juga sempat mengungkapkan soal kondisi pergerakan penumpang 5 tahun terakhir. Yang akibat kondisi pandemi Covid-19, sempat melorot pada tahun 2020.
Berturut-turut dikatakan dia, angka pergerakan penumpaang pada tahun 2015 sebanyak 17,1 juta, 2016 sebanyak 19,9 juta, 2017 sebanyak 21 juta, 2018 sebanyak 23 juta, dan 2019 sebanyak 24,1 juta. Dari angka yang terbilang fantastis itu, kemudian pada tahun 2020 mengalami penurunan drastis menuju 6,2 juta. Ironisnya lagi, pada 2021 penurunan kembali terjadi sebanyak 39 persen, hingga capaian pergerakan penumpang hanya sebanyak 3,7 juta. (adi/jon)








