
JEMBRANA – Kawasan pesisir Jembrana ternyata menjadi tempat favorit untuk para penyu bertelur. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya telur penyu yang ditempatkan di Pelestarian Penyu Kurma Asih, Desa Perancak Kecamatan Jembrana.
Selama bulan Mei hingga Juni 2022, merupakan musimnya penyu bertelur. Dari 2 petak tempat penetasan, kini menampung 120-150 sarang, yang penuh berisi telur penyu hasil evakuasi dari sejumlah temuan di sepanjang pantai di Jembrana.
Ketua Kelompok Kurma Asih, Wayan Anom Astika Jaya Minggu (12/6/2022) mengatakan, temuan telur penyu dari seluruh pantai di Jembrana lumayan ramai.
“Sejak bulan Mei sampai Juni ini, kita mengevakuasi ratusan telur penyu, baik dari warga, nelayan termasuk kelompok yang bergerak di pelestarian penyu. Dari kapasitas tampung sarang yang dimiliki, kini hampir semuanya terisi telur penyu yang tinggal menunggu waktu menetas,” jelasnya.
Pihaknya memang memberi perhatian penuh terhadap penyu dan telur penyu. Terlebih penyu tergolong hewan dilindungi, yang harus diperhatikan kelangsungannya. “Kalau telur itu dibiarkan di alam bebas, sangat riskan dimangsa predator, semisal dimakan anjing, biawak, ular, bahkan diambil oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab,” katanya.
Anom Astika bersyukur karena penyelamatan telur penyu sepanjang pesisir dari Gilimanuk hingga Pekutatan, banyak dibantu warga, nelayan termasuk pemancing, dan kelompok pelestari di desa pesisir se-Jembrana. (ara,dha)








