
DENPASAR – Ditengah persiapan menghadapi Porprov Bali XV/2022 secara gotong royong yang bakal digelar 20 – 27 November 2022, KONI Bali terus melakukan penyempurnaan dan kepastian nomor-nomor yang dipertandingkan termasuk menyelesaikan Technical Hand Book (THB). Terakhir ada enam cabang olahraga (cabor) mengajukan tambahan nomor dengan total 19 nomor.
Menurut Binpres KONI Bali AA Bagus Tri Candra Arka, proses THB dari hasil dan mengacu rapat kerja provinsi (rakerprov) KONI Bali, dari Binpres memanggil 6 cabang olahraga (cabor) yang mengajukan nomor-nomor tambahan yang dipertandingkan di Porprov Bali XV/2022 serta terkait dengan penyusunan Technical Hand Book (THB).
“Kami sudah berkoordinasi dengan cabor melalui rapat pada Senin (6/12/2022) lalu dan kami sudah menggodok semua dengan acuan-acuan serta hal-hal dianggap perlu secara administrasi dasar dari penambahan nomor yang aturannya harus jelas. Syarat utamanya yakni harus ada surat dari PB cabor tersebut kepada KONI Pusat terkait dengan adanya penambahan nomor yang dipertandingkan di PON Aceh nanti,” tutur pria yang akrab disapa Gung Cok itu di KONI Bali, Senin (13/6/2022).
Disebutkan Gung Cok yang juga Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Kodrat Bali itu, kajian-kajian Binpres, karena Porprov itu bagian dari mempersiapkan atlet untuk pra PON ke depan dan bukan bersifat pembinaan atlet maka diarahkan ke cabor.
“Ada enam cabor dengan penambahan total 19 nomor yang telah kami kaji diantaranya dari cabor rugby, panahan, tinju, silat, judo dan biliar,” tegas Gung Cok.
Lantas bagaimana jika ada cabor mengurangi nomor pertandingan ? Hal itu dinilainya mudah hanya cukup dengan surat dari Pengprov cabor itu.
“Pengurangan bagi kami tidak perlu kami pertimbangkan lagi karena yang tahu pengprov cabornya. Target THB akan dikeluarkan dan kami share dulu ke TD. Setelah TD oke baru kita cetak pada pekan ini. Ada juga enam cabor eksebisi kickboxing, pickle Ball, selancar air, aerosport, esport dan bola tangan,” tutup Gung Cok. (ari/jon)








