
DENPASAR- Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kota Denpasar meminta pihak sekolah memperketat pengawasan sebagai antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan.
Sebelumnya, beberapa orang tua siswa SMP di Ubud resah karena anaknya mengalami gejala pusing dan demam setelah menyantap kue yang diberikan oleh orang tak dikenal. Sementara di Kabupaten Jembrana, seorang siswa SD berinisial Putu TN diduga nyaris diculik.
Kadisdikpora Kota Denpasar AA Gede Wiratama saat dikonfirmasi, Kamis (7/4/2022) mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan imbauan, baik melalui surat maupun pesan di grup WhatsApp ke seluruh kepala sekolah.
“Intinya kami mengimbau pihak sekolah lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap gerak-gerik orang tak dikenal di sekitar lingkungan sekolah. Apalagi, jika ada orang menawarkan jajan yang tidak jelas seperti kejadian di Gianyar,”ujarnya.
Menurutnya, di tengah situasi sekarang ini, tidak menutup kemungkinan banyak pihak memanfaatkam kesempatan mencari keuntungan dengan melakukan tindak kejahatan sehingga diimbau kepada para guru dan orang tua lebih berhati-hati.
Setelah adanya imbauan dari Disdikpora, seluruh sekolah di Kota Denpasar meningkatkan pengawasan terhadap para siswa, termasuk mengingatkan para orang tua melakukan penjemputan.
“Kalau siswa belum ada yang jemput, kami tidak izinkan keluar sekolah. Kami pastikan orang tuanya datang menjemput baru dizinkan keluar,” ujar penjaga SD 6 Saraswati Denpasar. (sur)








