
GIANYAR – Lima siswa SMP di Gianyar mengalami pusing dan demam diduga keracunan setelah mengonsumsi kue berbentuk biskuit dari orang tak dikenal, Selasa (5/4/2022).
Kondisi yang dialami para siswa itu membuat orang tua dan pihak sekolah resah. Polisi yang menerima informasi langsung mendatangi SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 3 Gianyar, Rabu (6/4/2022).
Kepala SMP Negeri 1 Gianyar, I Wayan Mawa mengatakan ada 15 siswa yang mengaku diberikan kue oleh orang tak dikenal saat pulang sekolah.
“Dari 15 siswa yang diberikan kue, tiga orang merasa pusing dan dua siswa badannya panas. Kemudian, enam orang tidak merasakan efek apa-apa dan empat siswa memilih tidak memakannya,” ujar I Wayan Mawa.
“Malamnya saya ditelpon oleh orang tua siswa mengenai kejadian tersebut. Saya langsung informasikan melalui grup WhatsApp agar anak-anak tidak menerima apapun dari orang tak dikenal,” ungkapnya.
Sementara, salah seorang siswa berinisial S mengaku diberikan kue oleh pelaku saat sedang ngumpul depan sekolah menunggu jemputan.
“Saat itu ada orang tidak dikenal menawarkan jajan sama gelang. Dia bilang dari univeristas di Jakarta. Dia mengaku orang kaya dan mengambil foto kami untuk dokumentasi,” tuturnya.
“Saat dimakan, rasanya kayak kue kering dan dibilangnya tidak isi racun,” imbuhnya.
Sementara itu, setelah dilakukan penyelidikan, pelaku yang memberikan kue ke para siswa diamankan Polsek Ubud.
“Kami masih mendalami pemeriksaan terhadap pelaku,” ujar Kapolsek Ubud Kompol I Made Tama. (jay)








