
KARANGASEM — Kendati baru ada perggerakkan 10 persen, namun geliat dunia pariwisata di Karangasem mulai terasa. Kuncungan wisatawan itu mulai kelihatan sejak dibukanya Bali dan dibebaskannya visa masuk Bali untuk Negara ASEAN.
Ketua PHRI dan IHGMA Karangasem, I Wayan Kariasa mengatakan, kebijakan bebas visa bagi wisatawan masuk Bali sangat membantu perkembangan perekonomian di sektor pariwisata. Dia berharap, pada masa liburan nanti, pergerakan kunjungan wisatawan terus mengalami peningkatan hingga 30 persen.
“Astungkara saat ini sudah mulai ada lonjakan sedikit. Dibandingkan dengan sebelumnya, wisatawan yang berkunjung ke Karangasem mengalami peningkatan sekitar 10 persen,” ucap Kariasa, Kamis (7/4/2022).
Dikatakan, aturan karantina serta Voice On Arrival (VOA) bagi wisatawan ke Bali, hunian kamar hotel yang ada di wilayahnya juga mulai mengalami peningkatan. Peningkatan hampir hunian kamar hotel tidak hanya terjadi di Hotel Amankila, Alila, Candi Resort dan Ashyana, tapi sejumlah hotel yang ada di kawasan wisata Sidemen, Amed dan Tulamben, juga ada ada beberapa bookingan masuk untuk bulan bulan berikutnya.
“Sudah dua tahun dunia pariwisata, khususnya Bali tertidur. Sekarang geliatnya mulai terasa, ini berkat kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dengan memberikan beberapa kemudahan bagi wisatawan asing (khususnya ASEAN) yang berkunjung ke Bali,” terang Kariasa.
Meningkatnya kunjungan wisatawan dan mulai terisinya kamar hotel diharapkan, saat musim liburan atau high season nanti pada bulan Juli, Agustus, September, tingkat hunian kamar bisa mencapai 30 hingga 40 persen secara merata di Karangasem.
“Kami berharap pada high season nanti, wisatawan Eropa, Canada dan Austrlaia sudah mulai berkunjung ke Bali,” ucap Kariasa.
Dia juga berharap, kunjungan wisatawan domestic saat libur lebaran nanti juga menjadi salah satu target dalam mendongkrak kunjungan wisatawan di Karangasem.
Kendati kunjungan wisatawan di Karangasem belum begitu signifikan, namun pemilik Hotel Asiana Candidasa ini, tetap optimis, ke depan pariwisata Bali akan membaik, seiring semakin melandainya pandemic Covid-19. (wat/jon)








