
DENPASAR – KONI Kota Denpasar memproyeksikan untuk memberikan jatah cabang olahraga (cabor) dibawahnya yang nantinya turun di Porprov Bali XV/2022 pada November mendatang, untuk melakoni try out. Disarankan try out itu sendiri bersifat mengikuti even semacam Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
“Memang proyeksinya dari KONI Denpasar try out itu sekali dan sebisa mungkin diatas bulan Juli nanti. Syukur-syukur jika saran kami try out iu tepat dalam mengikuti even level nasional. Kalau tidak semacam sparing ya bisa-bisa saja sih,” ungkap Sekretaris Umum (Sekum) KONI Denpasar Made Darmiyasa di KONI Denpasar, Rabu (23/3/2022).
Hanya saja, saran try out di sebuah even nasional itu akan bisa memberikan nilai plus utamanya terkait mungkin dalam meningkatkan ranking nasionalnya. Memperoleh lawan-lawan tangguh yang sebenarnya dan paling penting bisa melihat sendiri perkembangan kualitas fisik atau teknik atlet itu sendiri. Harapannya tetap harus dijaga jangan sampai terjadi cedera.
“Kalau di luar program try out sendiri, program-program KONI Denpasar sudah berjalan seperti tes fisik I yang digelar pada 1-2 Maret 2022, sedangkan untuk tes fisik II juga kami rencanakan digelar sekitar Juni atau Juli nanti,” tegas Darmiyasa.
Selain itu, saat ini juga sudah mulai mask pada Training Camp (TC) desentralisasi yang diserahkan ke masing-masing cabor. Pasalnya cabor sendiri masih menggunakan sistim promosi dan degradasi sehingga cabor sendiri yang tahu mana atlet yang dibutuhkan dan siap dalam segala atau tidak. Artinya jika ada atlet yang mengalami penurunan segala hal, maka bisa jadi terdegradasi dan digani atlet lainnya.
“Selain itu kami juga memberikan batas waktu pengumpulan data alet semua cabor sampai 25 maret 2022 sudah harus tuntas,” demikian Darmiyasa. (ari/jon)








