
BULELENG – Tim Opsnal Polsek Seririt ciduk dua oknum remaja berinisial Kd (16) dan Km (16) yang diduga sebagai pelaku duel pada video viral di media sosial (medsos).
Dari hasil introgasi, kedua pelajar sebuah SMK di Kecamatan Busungbiu tersebut mengaku sebagai pelaku perkelahian di Bendungan Titab Desa Ularan Kecamatan Seririt yang viral di medsos.
“Dari penyelidikan, kedua oknum pelajar yang masih di bawah umur ini mengakui sebagai pelaku perkelahian di Bendungan Titab pada hari Rabu, 16 Februari 2022 sekira pukul 16.00 wita,” ungkap Kapolsek Seririt Kompol Gede Juli, Kamis (17/2/2022) di sela-sela mediasi di Mapolsek Seririt.
Mantan Kabagren Polres Buleleng ini memaparkan, pengamanan terhadap pelaku dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan terhadap video perkelahian dua oknum remaja di medsos.
“Berdasarkan hasil penyelidikan terungkap, perkelahian dua oknum remaja yang dipicu cemburu, cinta segitiga kedua pelaku dengan seorang gadis yang juga satu sekolah,” ungkapnya.
Rasa cemburu Km membuatnya emosi dan melakukan penghadangan saat melihat Kd membonceng gadis yang diperebutkan pada hari Selasa, 15 Februari 2022.
“Keributan yang dipicu penghadangan tersebut berlanjut malam harinya, Kd yang masih emosi, menghubungi Km melalui HP dan menantang berkelahi,” jelasnya.
Tantangan Kd untuk berkelahi, kata Kapolsek Juli, dipenuhi Km dengan mengajak rekannya Pt (16) ke lokasi untuk merekam perkelahian di Bendungan Titab Desa Ularan Kecamatan Seririt.
“Pada hari Rabu, 16 Februari 2022 pukul 16.00 wita, kedua pelaku bertemu di Bendungan Titab untuk berkelahi dan perkelahian keduanya direkam oleh Pt,” terangnya.
Setelah perkelahian selesai, Km meminta rekaman Pt untuk dijadikan story whatsapp dan dikirim ke sejumlah temannya hingga viral di medsos. “Upaya mediasi melibatkan orang tua pelaku, termasuk gadis bernama Kt, pihak sekolah dan perbekel kita upayakan mengingat kedua pelaku perkelahian masih di bawah umur,” pungkasnya. (kar,dha)








