
JEMBRANA – Di luar kebutuhan pupuk subsidi, petani di Jembrana tergantung dengan pupuk non subsisdi. Sayangnya harga pupuk non subsidi, belakangan mengalami kenaikan tajam. Sejumlah petani menyebutkan kenaikan harga pupuk non subsidi, mulai dirasakan akhir tahun lalu.
“Khususnya untuk pupuk Urea dan NPK terjadi kenaikan yang cukup signifikan,” terang Ketut Rai (39) salah petani di Jembrana Kamis (3/2/2022). Jika dibandingkan dengan pupuk subsidi, sekarang harganya sangat jauh.
Petani padi sebagian besar sudah terlayani dari pupuk subsidi, namun memenuhi kebutuhan pertaniannya, biasanya ditambah pula pengunaan pupuk di luar subsidi. Nah yang menjadi kendala, harga pupuk melambung tinggi.
Diungkapkan, harga pupuk non subsidi seperti urea berkisar antara Rp400 ribu hingga Rp600 ribu per sak (50 kilogram). Begitu pula pupuk NPK non subsidi, semula Rp400 ribu per sak kini melonjak menjadi Rp700 ribu per sak.
Petani lainnya mengaku bila masih ada stok, harga per kilogram NPK sekitar Rp12 ribu itupun saat harga masih dibawah Rp500 ribu per saknya. Sejak sepekan ini, harga NPK meningkat menjadi Rp700 ribu per sak, karena harga meningkat jadinya petani membeli kiloan dengan harga Rp18 ribu.
Harga sekarang terpaut jauh dengan pupuk subsidi, berkisar dibawah Rp200 ribu per saknya. Kenaikan harga pupuk non subsidi, diakui sejumlah outlet pertanian di Kabupaten Jembrana. Sejumlah pedagang kios penyalur mengungkapkan kenaikan pupuk non subsidi ini mengikuti harga dari distributor.
“Selain pupuk, obat-obatan untuk pertanian dan perkebunan juga mengalami kenaikan, menyesuaikan harga baru dari stok yang sebelumnya,” terang Dwi Surya, yang membuka oulet di bilangan Negara.
Kepala Bidang Pertanian pada Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Komang Ngurah Arya Kusuma, dikonfirmasi terpisah membenarkan adanya kenaikan harga untuk pupuk non subsidi sepekan terakhir.
“Kenaikan harga itu memang dari produsennya. Dari pemantauan Dinas, untuk pupuk Urea non subsidi di kios penyalur variatif antara Rp380 ribu hingga Rp600 ribu per sak,” jelasnya. (ara,dha)








