
KUTSEL – Akses masuk menuju Pantai Selagan Nusa, Nusa Dua, terpantau tutup untuk umum, Minggu (23/1/2022). Selain semacam portal yang melintang, penutupan akses tersebut juga dilengkapi petugas jaga.
Di samping tidak memperkenankan pengunjung masuk ke Pantai Selagan Nusa, petugas bersangkutan juga menyarankan sejumlah lokasi yang bisa dijadikan alternatif. Di antaranya yakni Water Blow dan Pantai Mengiat.
Managing Director The Nusa Dua ITDC I Gusti Ngurah Ardita membenarkan adanya penutupan akses tersebut. Kata dia, itu dilakukan berkaitan dengan kondisi Pantai Selagan Nusa yang masih rusak akibat tergerus abrasi.
“Itu karena kebetulan pas ada abrasi. Jadi untuk safety para pengunjung. Dan sekarang kami sedang persiapan penanganan,” ungkapnya.
Upaya penanganan dimaksud dipastikan sudah dalam proses. Pelaksanaannya atas kerja sama dengan pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung.
“Pengerjaannya masuk anggaran tahun sekarang. Ya, dalam perhitungan kami, sebelum G20 sudah selesai,” sebutnya.
Penutupan akses yang saat ini terjadi itu dipastikan bersifat sementara. Seingat dia, penutupan sudah dilangsungkan sejak dua bulan terakhir.
“Yang jelas itu untuk safety, supaya tidak terjadi hal-hal tidak diinginkan. Jadi siapapun sesungguhnya kita harapkan tidak melintas ke sana untuk sementara ini,” tandasnya.
Terpisah, Kepala Dinas PUPR Badung IB Surya Suamba mengatakan, untuk penanganan abrasi Pantai Selagan Nusa, notabene akan dilakukan oleh pihak BWS Bali Penida. Namun demikian, untuk gelaran koordinasinya, Surya Suamba menyebut pihaknya tetap turut serta.
“Itu kegiatan Balai. Kalau dari kami hanya koordinasi saja,” singkatnya. (adi/jon)








