
Peninjauan kesiapan Jalan Tol Bali Mandara dalam mendukung G20 oleh Menteri BUMN Erick Thohir
KUTA – Setelah Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada awal Desember 2021 lalu, Jalan Tol Bali Mandara mendapat peninjauan langsung dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Peninjauan dilaksanakan Selasa (28/12/2021) lalu, dengan turut didampingi Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur, Direktur Bisnis PT Jasa Marga (Persero) Tbk Reza Febriano, serta Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol (JBT) I Ketut Adiputra Karang.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan Jalan Tol Bali Mandara dalam mendukung penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia Tahun 2022 mendatang. Menteri Erick Thohir bersama rombongan memonitor progres pekerjaan penataan lansekap dan beautifikasi Jalan Tol Bali Mandara, mengingat Jalan Tol Bali Mandara memiliki peranan penting dalam menghubungkan segitiga emas antara Ngurah Rai, Benoa, dan Nusa Dua dengan waktu dan jarak tempuh yang lebih efektif dan efisien.
Menteri Erick Tohir meminta agar Jasa Marga dan PT. JBT memastikan kembali tanaman yang akan dipergunakan. Dengan maksud agar tanaman terpilih dalam program penghijauan Jalan Tol Bali Mandara, nantinya dapat benar-benar hidup sesuai lingkungan di jalan tol itu sendiri.
“Pastikan juga jenis tanaman yang dipilih tidak membahayakan pengguna jalan. Karena keselamatan mereka tetap yang utama. Untuk penyiraman taman, juga bisa memanfaatkan teknologi. Selain melakukan penghijauan, seluruh gerbang tol agar dilakukan perapian,” imbuh Menteri Erick Thohir.
Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur menyampaikan dukungan Jasa Marga dalam penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia Tahun 2022 juga selaras dengan komitmen untuk mewujudkan jalan tol berkelanjutan. Hal ini karena sebagian besar program beautifikasi yang dilakukan oleh PT JBT merupakan penanaman sejumlah pohon dan tanaman yang sejalan dengan fokus implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Jasa Marga yang berbasis pada Sustainability Development Goals.
“Hal ini sebagai wujud nyata untuk mengurangi dampak lingkungan dari adanya pembangunan dan pengoperasian jalan tol. Seperti mengurangi pencemaran udara, menyerap kebisingan hingga pemecah angin untuk mengurangi efek hempasan angin pada pengendara. Jadi, tidak hanya untuk estetika semata, tapi memiliki manfaat juga untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan,” ujar Subakti.
Hal senada disampaikan pula oleh Direktur PT JBT I Ketut Adiputra Karang. Dia mengatakan, selain melakukan penanaman mangrove di sekitar Interchange Ngurah Rai, dalam beautifikasi tersebut pihaknya juga akan melakukan penghijauan dengan membuat taman di area gerbang tol (GT) dan menanam tanaman hias di median jalan, di semua GT, dan akses keluar masuk yang ada di Jalan Tol Bali Mandara.
“Penyelesaian seluruh program beautifikasi Jalan Tol Bali Mandara yang semula ditargetkan selesai pada Agustus 2022, menjadi maju di Juni 2022. Saat ini, beberapa tahapan awal pekerjaan, seperti penanaman Blue Grass dan Jepun Bali telah dilakukan di Akses Benoa serta pembuatan awal taman di Gerbang Tol (GT) Benoa dan di GT Nusa Dua. Nantinya, dalam pembuatan taman di gerbang tol, tanamannya pun beragam mulai dari Jepun Bali, Palm Kuning, Bakung Laut, Bougenvile hingga Naupaka,” tambahnya.
Di samping itu, pihaknya juga telah mempersiapkan beberapa karya seni berupa patung penari Bali di Akses Ngurah Rai dan Akses Nusa Dua. Hal tersebut disiapkan di samping fokus untuk pekerjaan pemeliharaan fasilitas dan konstruksi jalan tol, seperti pengecatan ulang railing, concrete barrier, dan tiang pancang.
“Kami juga terus melakukan pekerjaan pemeliharaan periodik seperti scrapping, filling, overlay (SFO), expansion joint, dan rekonstruksi perkerasan jalan tol, sehingga semakin meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan,” tandasnya.
Ditambahkan, lalu lintas harian (LHR) di sepanjang bulan Desember 2021 ini mengalami peningkatan hingga 14 persen jika dibandingkan dengan kondisi di bulan November 2021 lalu. Dengan dilakukannya pengerjaan penataan lansekap dan beautifikasi, diharapkan juga dapat meningkatkan pelayanan PT JBT kepada pengguna Jalan Tol Bali Mandara untuk ke depannya. (adi/jon)








