
JEMBRANA – Pura Kahyangan Jagat Segara Rupek di di area Taman Nasional Bali Barat (TNBB) Kabupaten Jembrana mendapat dukungan penggunaan solar panel untuk kelistrikan melalui program PLN Peduli yang digulirkan PLN UID Bali.
Dengan bantuan senilai Rp 80 juta, solar panel sebagai salah satu upaya PLN dalam mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan sebagai bagian dari dekarbonisasi untuk mencapai _Carbon Neutral_ 2060.
General Manager PLN UID Bali I Wayan Udayana mengatakan, pemberian bantuan sarana penunjang dimaksudkan untuk mendukung penguatan prosesi ritual keagamaan sehingga keagamaan, budaya dan konservasi alam dapat berjalan harmonis.
“Kami juga sadar bahwa ada kebutuhan listrik yang harus dipenuhi, tapi harus sejalan dengan aturan – aturan di dalam kawasan TNBB sehingga kami berharap dengan bantuan ini dapat mendukung penggunaan energi bersih tanpa menghilangkan semangat konservasi,”kata Udayana di sela-sela pemberian bantuan, Senin (13/12/2021).
Kini, pura yang menjadi titik terdekat antara Pulau Bali dengan Jawa itu memiliki sumber listrik untuk memudahkan kegiatan persembahyangan.
Sumber listrik berasal dari 8 panel surya yang masing – masing mampu menghasilkan listrik sebesar 440 wattpeak dengan total 3.520 wattpeak dengan dilengkapi _battery bank_ yang memiliki kapasitas penyimpanan 12/200 Amperehour.
Sebelumnya, kegiatan persembahyangan di Pura Segara Rupek serba terbatas. Ketiadaan listrik sebagai sumber energi menyulitkan pihak pengelola untuk melakukan persiapan kegiatan keagaaman.
Kini, setelah adanya solar panel, kegiatan peribadatan menjadi lebih mudah dan penggunaan generator pada malam hari berkurang sehingga lebih membantu pengempon pura dalam biaya operasional bahan bakar generator.
Pengempon Pura Kahyangan Jagat Segare Rupek, Jro Mangku Wayan Artawan menyampaikan apresiasi kepada PLN yang telah membantu menghadirkan listrik melalui solar panel.
“Terima kasih kepada PLN yang telah membantu kami dengan memberikan bantuan listrik. Tentu ini memberikan manfaat yang besar bagi keberlangsungan dan kegiatan persembahyangan di pura,” katanya.(sur)








