
DENPASAR – Universitas Udayana (Unud) melaksanakan wisuda ke-145 secara hybrid di ruang Nusantara lantai IV Gedung Agrokomplek Kampus Unud, Sudirman, Denpasar, Sabtu (11/12/2021).
Unud mewisuda 474 mahasiswa terdiri dari 39 orang dari Fakultas Ilmu Budaya, 124 orang Fakultas Kedokteran, 9 orang Fakultas Peternakan, 8 orang Fakultas Hukum, 44 orang Fakultas Teknik, 31 orang Fakultas Pertanian, 45 orang Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 37 orang Fakultas MIPA, 4 orang Fakultas Kedokteran Hewan, 15 orang dari Fakultas Teknologi Pertanian, 25 orang Fakultas Pariwisata, 20 orang Fakultas Sosial dan Ilmu Politik, 14 orang Fakultas Kelautan dan Perikanan.
Kemudian, 38 orang dari Program Pascasarjana, 15 orang Program Doktor, 40 orang Program Magister, dan 27 orang Program Spesialis. Dari jumlah wisudawan, 125 mahasiswa meraih predikat cumlaude masing-masing 2 orang dari Program Doktor, 2 orang Program Magister, 12 orang Program Spesialis, 104 Porgram Profesi dan 5 orang Sarjana. Selama 2021, Unud telah meluluskan 106.775 mahasiswa.
Rektor Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng., IPU.mengatakan, lebih dari setahun, berbagai kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi di Universitas Udayana mengedepankan cara-cara daring, dan memberi izin kegiatan luring secara selektif untuk menjaga keseimbangan antara tingkat capaian kinerja dan tingkat keselamatan.
“Kami senantiasa berupaya agar capaian kinerja tetap optimal,” ujarnya.
Unud terus bergerak dan bertransformasi menjadi kampus global, nyaman, sehat, dan aman, serta memiliki ekosistem pendidikan yang bermutu sehingga melahirkan calon profesional yang cerdas, unggul, berkarakter, dan berkontribusi positif bagi pembangunan di daerah maupun nasional.
Berbagai percepatan perbaikan dan pengembangan sarana dan prasarana, percepatan guru besar, peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan untuk menunjang pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi di Unud terus dilakukan. Bahkan, beberapa program studi telah meraih sertifikasi internasional.
“Tentunya kami terus mendorong dan mendukung melalui berbagai kebijakan agar lebih banyak program studi yang meraih sertifikasi tingkat internasional. Semua upaya tersebut dilakukan tentunya untuk meningkatkan kualitas lulusan agar mampu bersaing tidak hanya di tingkat lokal maupun nasional, tetapi juga di tingkat internasional,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Rektor berpesan dalam upaya perbaikan dan pengembangan kualitas pendidikan adalah partisipasi dari para alumni terutama pada tracer study untuk memperoleh umpan balik informasi sehingga dapat dirumuskan kebijakan-kebijakan strategis untuk perbaikan di segala sektor di Unud.
Sementara, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof.Dr.Ir. I Gede Rai Maya Temaja menambahkan, wisudawan di masa pandemi mempunyai tantangan berat.
“Wisudawan harus mampu cepat beradaptasi terlebih di masa pandemi. Mencari pilihan kerja sangatlah sulit sehingga harus pintar menyesuaikan diri untuk memilih peluang kerja di berbagai sektor,”ujar Prof. Rai Maya Temaja. (sur)








