Grand Opening RV Hotel di Gianyar, Owner Kutus-Kutus : Merasa Seperti Pulang ke Rumah

0
465
Owner Kutus-Kutus Servasius Bambang Pranoto memotong tumpeng di grand opening Rejuvination RV Hotel.
Owner Kutus-Kutus Servasius Bambang Pranoto memotong tumpeng di grand opening Rejuvination RV Hotel.

GIANYAR – Kutus-Kutus Tamba Waras meresmikan Rejuvination RV Hotel di Jalan Raya Buruan Blahbatuh, Gianyar, Senin (6/12/2021). Lokasinya cukup strategis dengan jarak tempuh sekitar lima menit dari Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Rejuvination RV Hotel dibangun dengan konsep mothersip dan mimilih Maxone sebagai operated. “Para tamu yang datang akan merasakan seperti pulang ke rumah. Mothersip kita kuat, seperti anak datang kepada ibu sehingga kami tidak menggunakan kelas pada setiap kamar seperti hotel pada umumnya,” ujar Owner Kutus-Kutus Servasius Bambang Pranoto dalam press conference.

Bambang mengatakan, keberanian dalam membangun hotel di tengah pandemi tidak terlepas dari konsep yang diyakininya.
“Kutus-Kutus membangun hotel bukan untuk mencari pendapatan, tapi menunjukkan Kutus-Kutus itu besar, bisa berpartisipasi dalam menunjukkan pariwisata Bali berjalan baik di tengah pandemi,” ujarnya.

Sejak awal mendirikan Kutus-Kutus sudah siap dengan jurus tiga bantal. Pertama, ongkos produksi, kedua ongkos oprasional dan ketiga menabung.

“Kami tidak pernah berpikir untuk profit. Orientensi kita menabung karena ke depan kita tidak bisa prediksi situasi. Harus menabung 30% dari pendapatan. Oleh karena itu, sejak Kutus-Kutus berdiri devisa kita besar,” ungkap Bambang.

“Uang yang kita tabung dijadikan deposito. Kita lakukan utang, Kita utang melalui uang kita sendiri. Oleh karena itu kita tetap buka selama pandemi, pegawai tetap penuh tidak ada PHK, BPJS tetap dibayarkan. Dengan itu juga kita bisa desiplin agar bisa menutup apa yang kita utang. Hotel villa itu bukan investasi, kita nabung dalam bentuk bangunan,” imbuhnya.

Melalui konsep yang diyakininya itu, Kutus-Kutus bisa tetap eksis meskipun dihantam pandemi. “Sehingga kita tetap eksis, bukan karena banyak duit, tapi pengeloan kita memang bagus,”ucapnya.

RV hotel diyakini akan mengisi kekosongan di Kota Gianyar. Selama ini, hotel, villa, dam resort terlalu fokus di Ubud dengan target wisatawan asing.
“RV Hotel ini akan memanjakan masyarakat lokal dan pemerintahan. Kita dekat stadion, banyak aktivitas pemerintahan, di kota Gianyar tidak ada hotel yang cukup memadai. Untuk itu kita akan mengisi kekosongan tersebut,” tandasnya (jay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

6 + 1 =