
JEMBRANA – Musim penghujan, bencana pohon tumbang terjadi di mana-mana. Bahkan sebuah pohon mangga tumbang menimpa rumah hingga sebagian atapnya hancur.
Rumah tersebut adalah milik I Nyoman Narda (47) di Tempek Pucuk, Banjar Pangkung Lubang, Desa Pergung Kecamatan Mendoyo.
Batang pohon yang masih menyangkut di atas rumah semi permanen yang ditempati keluarga tersebut, ditambah medan menuju lokasi berada di tengah tegalan dan jalanan licin, menyusahkan petugas melakukan proses evakuasi dan pembersihan puing.
“Belasan petugas dari Babinkamtibmas, Tangap Bencana Desa Pergung, BPBD Jembrana serta warga, bergotong royong membersihkan batang pohon menggunakan mesin pemotong serta tali temali untuk naik ke atap rumah,” jelas Babinkamtibmas, Aiptu Putu Oka Sandiyasa seijin Kapolsek Mendoyo AKP Putu Suarmadi, Senin (29/11/2021)
Kejadian tumbangnya pohon terjadi Minggu (28/11/2021) sore sekitar pukul 14.30 wita, akibat hujan terus menerus terjadi di wilayah Pergung. Pembersihan puing rumah tertimpa dilakukan bergotong royong, seraya diimbau warga yang rumahnya berada dekat pepohonan besar dan rawan longsor tetap meningkatkan kewaspadaan karena musim penghujan masih berlanjut.

Di waktu yang bersamaan, sebuah pohon perindang di areal Gedung Bung Karno, Kelurahan Dauhwaru juga tumbang menutup joging trek di lokasi tersebut. Sedangkan di jalur jalan menuju Banjar Baluk Rening, Desa Baluk, sebuah pohon albesia roboh hingga menutup jalan desa.
“Evakuasi bencana pohon tumbang di tiga lokasi tersebut sudah dilakukan, sehingga fasilitas dan akses jalan dapat dilalui kembali,” terang Kalaksa BPBD Putu Agus Artana Putra, seraya mengatakan tidak ada korban jiwa akibat pohon tumbang di Pergung. (ara,dha)








