Konsen Sejahterakan Petani Jembrana, Bupati Tamba Belajar ke Ciamis

0
226
Bupati Tamba saat study tiru di PT Mitra Desa Pamarican Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Bupati Tamba saat study tiru di PT Mitra Desa Pamarican Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

JEMBRANA – Bupati Jembrana I Nengah Tamba, secara khusus belajar peningkatan kesejahteraan petani di PT. Mitra Desa Pamarican (MDP), Kabupaten Ciamis, Jawa Barat Kamis (25/11/2021).

Dipilihnya PT Mitra Desa Pamarican menjadi tempat study tiru rombongan Bupati Tamba, yang mengajak serta Sekda I Made Budiasa, Asisten II, IGN Sumber Wijaya, serta Kadis Koperindag I Komang Agus Adinata dan Kadis Pertanian Wayan Sutama.

Selain sukses di bidang kewirausahaan petani se-Jawa Barat, program-program kewirausahaan PT Mitra Desa Pamarican juga terintegrasi sekaligus disokong 8 BUMN di Kementerian BUMN, Kementan dan Kemendesa.

Bupati Tamba sengaja datang ke PT Mitra Desa Pamarican untuk menggali informasi sekaligus pemecahan berbagai permasalah yang dihadapi petani di Jembrana. Tempat yang menjadi pilihan study tiru ini atas masukan Menteri Erick Tohir, yang sempat berkunjung ke Jembrana.

“Kita sangat konsen untuk mencari pemecahan permasalahan yang dihadapi petani kita di Jembrana, makanya sesuai saran kita pilih tempat ini,” kata Bupati Tamba.

Ditambahkan, pentingnya meningkatkan kesejahteraan petani, hingga secara khusus mendatangi PT. Mitra Desa Pamarican ini, untuk mendapat gambaran langsung, seperti proses bisnis dari perusahaan ini. Demikian pula teknologi permesinan, prosesnya sampai ke hasil produksi.

“Angkutan gabah basah maupun, setelah dikeringkan hingga sampai menjadi beras, termasuk pengemasan, banyak yang ingin kita gali. Dengan banyak gambaran yang didapat, ilmunya juga kita dapat tentunya ada sisi manfaatnya yang ingin kita capai yakni mensejahterakan masyarakat petani kita,” tandas Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati Tamba mohon doa restu agar setelah kunjungan ini, dapat diaplikasikan dan menjadi suatu kenyataan di Jembrana.

Rombongan Bupati Tamba disambut Direktur PT Mitra Desa Pamarican, Solehudin dan Kepala Bank Mandiri Cabang Ciamis, Fajar. Solehudin menjelaskan, bahwa permasalahan petani sebelum program ini adalah petani, termasuk penggarap belum sejahtera secara ekonomi, akses permodalan rendah, pengetahuan budidaya dan pasca panen yang terbatas, usia lanjut dan tingkat pendidikan yang rendah.

Dengan ini Program Kewirausahaan Petani dibentuk dengan tujuan Menciptakan kegiatan bisnis petani secara profesional sehingga nantinya mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

“Hal ini dilakukan dalam bentuk entitas bisnis PT yang dimiliki rakyat setempat (Gapoktan/Koperasi/BUMDes) dan BUMN sehingga aktivitas dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh petani dan masyarakat,” bebernya. (ara,dha)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 × 3 =