
DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster secara tegas menyampaikan terus berjuang ke pemerintah pusat agar karantina bagi wisatawan mancanegara (wisman) ditiadakan.
“Saya terus berupaya dan terus berjuang agar wisatawan mancanegara tidak ada karantina,” ujar Wayan Koster seusai rapat paripurna di lobby depan ruang sidang utama DPRD Bali, Senin (22/11/2021).
Ia menyebut capaian target vaksinasi cukup tinggi sehingga Bali sudah sangat siap menyambut kedatangan wisatawan. Koster memperkirakan dalam dua bulan ini wisatawan domestik bisa datang ke Bali dan berharap tidak terjadi lonjakan kasus.
Syarat kedatangan wisatawan domestik ke Bali sudah dipermudah dengan rapid test antigen. Sedangkan untuk wisman masih ketat yaitu diwajibkan test PCR dan sudah vaksinasi.
“Apalagi peserta KTT G20 akan lebih ketat lagi, vaksinasi dua kali dan swab PCR,” tegasnya.
Sementara itu, pada pemandangan umum Fraksi di DPRD Bali, Koster menyampaikan perkembangan penanganan Covid -19 di Bali selama ini sangat baik. Dalam dua bulan terakhir, munculnya kasus baru harian terus mengalami penurunan dengan konsisten, melandai, dan stabil pada angka 1 digit di bawah 10 kasus.
Pasien sembuh selalu di atas jumlah kasus baru. Secara komulatif mencapai 96,32%, dan yang meningggal terus menurun di bawah 5 orang per hari.
Per 18 Nopember 2021, jumlah kasus baru mencapai 5 orang, yang sembuh mencapai 6 orang, dan tidak ada yang meninggal. Angka positif rate 0,2 %, jauh di bawah ketentuan WHO, yaitu kurang dari 5%. Begitu juga capaian vaksinasi suntik pertama 100,87% dan suntik kedua 87,99%.
“Dengan demikian, Bali sudah sangat kondusif, nyaman, dan aman sebagai tempat penyelenggaraan Turnamen Sepak Bola International Youth Championship 2021,”bebernya.
Pada kesempatan itu, Gubernur juga mengungkapkan rasa bangga dipilihnya Bali sebagai tempat penyelenggarakan event internasional sepak bola yang pesertanya dari klub berkelas dunia seperti Real Madrid, FC Barcelona, Atletico Madrid, dan Indonesia All Star.
“Saya sangat bahagia dan bangga karena baru pertama kali Bali mendapat kehormatan dan kepercayaan sebagai tempat penyelenggaraan turnamen sepak bola berkelas dunia dan mendukung penuh pelaksanaan turnamen ini, tapi harus tetap disiplin dengan protokol kesehatab,” tandasnya. (arn)








