
Jelang Galungan, Ini Daftar Harga Bahan Pokok yang Naik
BULELENG – Jelang peringatan Hari Suci Galungan dan Kuningan, Pemkab Buleleng melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DP2K-UKM) Buleleng melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga sembilan bahan pokok (sembako).
Dari hasil pemantauan yang dilakukan pada sejumlah pasar, Tim DP2K-UKM Buleleng tidak menemukan lonjakan harga yang signifikan.
“Dari hasil pemantauan yang kita lakukan di Pasar Banyuasri dan Pasar Anyar Singaraja, ketersediaan stok memadai dan harga bahan pokok stabil. Meskipun ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan harga, namun masih terbilang stabil,” ungkap Kepala DP2K- UKM Kabupaten Buleleng, Dewa Made Sudiartha, Senin (8/11) usai sidak.
Sudiarta memaparkan, sejumlah bahan pokok yang mengalami kenaikan harga menjelang Hari Suci Galungan dan Kuningan.
Antara lain, bawang putih semula Rp18.000/kg menjadi Rp20.000/kg, cabai merah keriting semula Rp20.000/kg menjadi Rp32.000/kg, cabai merah besar semula Rp18.000/kg menjadi Rp22.000/kg, dan telur ayam semula Rp19.200/kg menjadi Rp20.800/kg.
“Kenaikan harga dari sejumlah bahan pokok tersebut tidak terlalu signifikan, dapat dikatakan stabil. Demikian juga dengan stok, masih memadai untuk memenuhi kebutuhan hari raya,” tandasnya.
Terkait stok dan harga daging babi, Sudiartha mengungkapkan masih stabil meskipun ada peningkatan permintaan.
“Peningkatan harga daging babi, semula Rp90.000/kg naik menjadi Rp100.000/kg namun stoknya masih memadai,” pungkasnya. (kar,dha)








