
TABANAN – Pemerintah telah membuka kran pariwisata ke Bali. Meski wisatawan mancanegara belum masuk, namun ribuan wisatawan domestik mulai membanjiri obyek wisata yang ada di Bali. Hal ini memunculkan kekhawatiran akan adanya gelombang III penyebaran Covid-19. Apalagi menjelang libur Natal dan tahun baru 2022.
Hal tersebut menjadi perhatian serius Pemkab Tabanan. Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya di sela-sela acara penyerahan masker untuk para siswa, Senin (8/11/2021) mengatakan, pihaknya memberikan atensi penuh akan hal tersebut. Diakui, pihaknya gembira karena pariwisata termasuk di Tabanan kembali menggeliat. Pemerintah telah membuka kran kunjungan wisatawan ke Bali.
“Ini tentu menjadi hal yang menggembirakan, pariwisata Bali termasuk di Tabanan kembali menggeliat,” ucapnya.
Bupati Sanjaya mengaku telah melihat beberapa obyek wisata termasuk di Luar Tabanan yang membludak, yang tentu saja juga berimbas ke Tabanan. Tiga obyek wisata utama di Tabanan seperti Tanah Lot, Bedugul maupun Jatiluwih serta beberapa obyek lainnya mulai ramai dikunjungi wisatawan. Begitu juga menjelang libur Natal dan tahun baru 2022, dipastikan Bali dibanjiri pengunjung. Hal tersebut menjadi perhatian dan pihaknya tidak ingin ramainya kunjungan wisatawan justru memicu gelombang III penyebaran covid.
“Itu ( Gelombang III) harus dicegah, apalagi dari laporan terakhir, kasus covid di Tabanan semuanya nihil, tidak ada kasus baru. Kasus baru tidak ada dan meninggal juga tidak ada. Itu harus dipertahankan,” ungkapnya.
Mengantisipasi kemungkinan adanya gelombang III penyebaran Covid termasuk mencegah masuknya varian baru, pihaknya telah meninjau semua obyek wisata utama di Tabanan. Setiap mengunjungi obyek wisata, pihaknya selalu menekankan kepada pengelola untuk penerapan prokes yang ketat kepada setiap pengunjung. Begitupun dengan sarana prasarana prokes juga harus tetap tersedia dan mudah dijangkau setiap pengunjung.
“Terpenting di setiap obyek sudah ada barcode peduli lindungi, pengunjung wajib men-scan itu untuk memastikan pengunjung sudah divaksin dan sehat. Dengan demikian pengunjung juga terkontrol. Mudah-mudahan Tabanan dan Bali tidak terjadi apa-apa,” tandas pejabat asal Dauh Pala, Tabanan ini.
Sanjaya juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan prokes termasuk dalam penggunaan masker yang benar.
“Meski kasus sudah melandai bahkan hari terakhir nihil kasus baru, namun saya minta masyarakat tetap disiplin menerapkan prokes terutama penggunaan masker, cuci tangan dan menjaga jarak,” pungkasnya. (jon)








