
DENPASAR – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali menggandeng banyak pihak untuk mengoptimalkan kampanye anti narkotika yang sangat mengkhawatirkan dengan prevalansi pengguna khususnya di Pulau Dewata mencapai 15.091 orang.
Setelah para musisi, seniman, YouTuber, konten kreator, kini BNNP Bali menggaet Generasi Berencana (Genre) yang merupakan perkumpulan anak-anak muda binaan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN). Mereka diajak memberikan edukasi dan wawasan kepada generasi muda tentang kesehatan reproduksi dan menciptakan kalangan remaja bebas Napza, seks bebas, pernikahan dini, serta HIV/AIDS.
“Program yamg dijalankan Genre sejalan dengan program BNNP Bali dalam upaya mewujudkan generasi muda sehat dan bersih dari narkoba (bersinar), serta sesuai dengan rencana aksi Nasional P4GN tahun 2020-2024,” ungkap Kepala BNNP Bali Brigjen Gde Sugianyar Dwi Putra yang dikonfirmasi, Minggu (7/11).
Sugianyar berharap anggota Genre Bali dapat bersinergi dengan BNNP Bali untuk ikut serta mensosialisasikan bahaya narkoba di lingkungannya utamanya di kalangan generasi muda. Diharapkan dengan ikut serta dari para remaja ini kampanye anti narkoba lebih masif lagi sehingga sampai ke kalangan masyarakat bawa.
Jenderal bintang satu di pundak ini menegaskan, mengatasi permasalahan narkoba saat ini tidak bisa hanya sebatas penegakan hukum. Pengetahuan masyarakat akan bahaya narkoba juga dinilai sangat penting dikampanyekan. Selain itu para penyalahguna tidak harus dihukum tetapi bisa direhabilitasi.
Ia menyebut penyalahguna yang dengan sukarela lapor diri untuk direhabilitasi masih rendah. Berdasarkan hasil penelitian BNN bersama LIPI tahun 2019, prevalensi penyalahguna narkoba di Bali sebanyak 15.091 orang. Sementara yang direhabilitasi berdasarkan data tahun 2021 hanya 474 orang.
Mantan Kepala BNNP Provinsi NTB itu kembali mengimbau para pecandu datang ke kantor BNN baik provinsi maupun kabupaten/kota untuk rehabilitasi dan dipastikan tidak akan diproses hukum dan kerahasiaaan identitas dijamin.
“Para generasi adalah masa depan bangsa. Jangan sampai bangsa Indonesia hancur karena generasi mudanya terjerat narkoba. Mari kita wujudkan Indonesia tangguh, maju, dan Bersinar (Bersih Narkoba,” tandasnya. (dum)








