
DENPASAR – Wakil Gubernur Bali, Tjok Oka Artha Ardana Sukawati menyebut awal November ini sudah mulai ada bookingan kamar hotel dari wisatawan asing. Hanya, untuk jumlah kamar termasuk asal negara belum terdata secara keseluruhan.
Menurutnya, bookingan kamar hotel itu menjelang pelaksanaan Indonesia Badminton Festival 2021 yang dijadwalkan akhir tahun ini di Nusa Dua. Event diikuti 38 negara terdiri dari 26 negara sebagai peserta atau pemain dan 12 negara menjadi juri.
“Peserta atau pemainnya itu mencapai 256 orang di luar wasit dan official,”ujar Cok Ace–sapaan Tjok Oka Artha Ardana Sukawati, seusai rapat paripurna di gedung DPRD Bali, Renon, Denpasar, Senin (1/11/2021).
Cok Ace mengatakan, pelaksanaan Badminton festival sebagai salah satu langkah pemerintah menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat setelah lama terpuruk akibat Covid-19. Di kegiatan tersebut juga terdapat tiga event besar yakni Indonsian Master, Indonesian Open, dan Badminton World Federation Tour Final.
“Event ini digelar di Nusa Dua Bali, Bali International Convention Center, dan The Westin Resort pada 16 November hingga 5 Desember 2021,” ungkapnya.
Terkait karantina bagi wisman, Cok Ace menegaskan, pengawasan dilakukan oleh pemerintah bersama Satgas Covid-19 dan TNI/Polri, termasuk harapannya kepada manajemen hotel. Sampai saat ini, waktu karantina masih berlaku selama lima hari. Namun, pihaknya tetap melakukan evaluasi sesuai perkembangan kasus Covid-19.
Tak hanya karantina, syarat masuk Bali menggunakan surat PCR juga menjadi sebuah aturan yang dinamis. Sebab, setiap saat dapat berubah sesuai dengan perkembangan kasus Covid -19 di Bali.
“Sangat dinamis sekali itu,”tandasnya senbari meminta semua aturan dapat dilaksanakan dengan baik, termasuk penerapan scan QR Code aplikasi PeduliLindungi. (arn)








