
JEMBRANA-Gubernur Wayan Koster menyampaikan rasa terkesannya dengan Sungai Perancak. Hal itu diungkapkan di sela menghadiri peringatan Sumpah Pemuda ke 93. Koster juga melakukan pengecekan kesiapan Sipandu Beradat, di Desa Perancak Kecamatan Jembrana, Kamis 28 Oktober 2021.
“Saya sangat terkesan, saya baru pertama mengunjungi desa Perancak, saya baru tahu juga ada sungai selebar ini, berikut tumbuhan mangrove di sekitarnya,” ungkap Gubernur Koster.
Koster mengatakan, Sungai Perancak sangat potensial menjadi wisata air.
“Ini cocok dikembangkan menjadi destinasi wisata, di Bali tidak ada sungai selebar ini, ada sungai Ayung tapi tidak selebar ini dan kepentingannya disana khusus untuk dayung saja. Sungai Perancak cocok dan bisa dijadikan destinasi wisata air yang sangat bagus,” Sebut Gubernur.
Kedepan atau tahun depan Gubernur Koster merencanakan festival di Sungai Perancak ini. Festival dikemas yang bagus. Pesertanya para nelayan yang punya jukung. Dikemas yang bagus sekaligus menghidupkan sektor kelautan di Jembrana sebagai unggulannya.
“Saya dukung penuh rencana Pak Bupati mengembangkan kawasan ini, sebagai suatu destinasi wisata air, apalagi ada rencana membangun Tibu Kleneng Tower Park (Tiktop),” ucapnya.
Sementara itu Bupati Tamba menyampaikan apresiasi terhadap kunjungan Gubernur dan Kapolda Bali.

“Tadi habis keliling, Gubernur dan Kapolda sangat terkesan, baru tahudi Jembrana ada sungai sebegitu lebar dan cocok menjadi destinasi wisata air,”kata Bupati Tamba.
Bupati Tamba menangkap kesan, gubernur memberikan dukungan penuh, terhadap pembangunan Tiptop. bahkan Gubernur Koster akan menyiapkan arsitek, pembiayaan, perencanaan pembangunan Tiptop.
“Tadi Pak Gubernur sepintas menyebutkan akan merancang pembangunan Tiptop ini dan digarap tahun depan,” ucap Tamba.
Bupati Tamba mengucapkan terima kasih atas dukungan dari semua rekanan, sehingga kegiatan di Perancak tanpa menggunakan dana APBD.
“Semua kegiatan didukung persahabatan dan pertemanan yang memberikan dukungan pembangunan Tiptop dan peduli kelestarian lingkungan mangrove di Perancak, sesuai konsep zona mangrove abadi Jembrana,” tutupnya. (ara)








