DID Tak Sesuai Pagu, Bedah Rumah di Gianyar Baru Terealisasi 43 Unit

0
138
Perbaikan rumah milik warga Gianyar melalui program bedah rumah.
Perbaikan rumah milik warga Gianyar melalui program bedah rumah.

GIANYAR – Pemerintah Kabupaten Gianyar baru merealisasikan bedah rumah 43 unit dari yang diajukan 143 unit. Penyebabnya karena Dana Insentif Daerah (DID) Provinsi Bali untuk program ini tidak sesuai pagu.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perumahan, Penataan Ruang dan Pertanahan, Gusti Agung Suastika, saat dikonfirmasi wartawan, Senin 25 Oktober 2021. “Kekurangan bedah rumah 100 unit akan dianggarkan kembali tahun 2022,” ujarnya.

Sementara, 43 unit bedah rumah yang terealisasi tersebar di 7 kecamatan. Sebagian banyak di kecamatan Payangan dengan nilai Rp 55 juta per unit. “Penawaran dari rekanan beragam. Ini bukan tergantung dari harga bahan, tapi tingkat kesulitan mobilisasi material bangunan karena bedah rumah ada di pelosok dan ada juga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat sehingga memerlukan biaya angkut. Rata-rata penawaran Rp 50 juta, dengan tembok batako, atap genteng type 21,” ujarnya.

Pengerjaannya dilakukan 12 rekanan/pemborong dengan batas akhir serah terima kunci pada pertengahan Desember 2021. “Kita tidak bisa menyerahkan pekerjaan kepada satu rekanan karena mepetnya waktu dan juga lokasi proyek ada di 43 titik sehingga ada 12 rekanan yang dilibatkan,” ungkapnya.

Tahun 2022, kata Suastika, masih tersisa 100 unit bedah rumah, jambanisasi serta rehab rumah. “Nanti kita fokus kepada bedah rumah saja sambil melihat kondisi anggaran yang ada. Bedah rumah anggarannya dari provinsi dan rehab rumah dari pusat,” bebernya.

Ia mengakui persoalan bedah rumah takkan pernah tuntas. Sebab, akan ada saja KK baru yang muncul dan belum memiliki rumah layak huni. “Tapi secara umum, warga yang paling parah semua sudah teratasi,” tandasnya. (jay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

four × 2 =