
DENPASAR – Satu-satunya pemanah putri wakil Denpasar di PON Papua lalu dari klub panahan Bali Archery School (BAS), Bucika Dinda Zahrevi Rahardjo bakal menjalani tantangan baru sekaligus mencoba dan penjajakan di nomor recurve saat turun di Walikota Cup panahan yang digelar di Lapangan SMPN Denpasar, 27-31 Oktober 2021.
“Ini merupakan tantangan baru bagi Cika (panggilan akrab Bucika, red) turun di nomor recurve. Sekaligus penjajakan, mencoba dan adaptasi di nomor recurve. Ini pertama kalinya bagi Cika. Nanti dilihat hasilnya di Walikota Cup,” ungkap pelatih BAS Wari Sri Rahardjo, Senin 25 Oktober 2021.
Uniknya, meski turun di nomor recurve tambah Wari, Cika akan tetap menggunakan busur spesialiasnya yakni busur untuk nomor nasional. Memang ada perbedaan untuk busur itu, namun Cika akan mencoba itu.
“Untuk di Walikota Cup ini, selain Cika mencoba turun di nomor recurve juga memberi kesempatan kepada para pemanah lainnya yang lebih muda di nomor nasional untuk berkompetisi lebih ketat dan tidak ada bayang-bayang Cika di nomor itu,” tegas Wari.
Lantas apakah nomor itu selanjutnya bakal di lanjutkan Cika baik di Porprov Bali atau pada PON 2024 nantinya ? pria yang akrab disapa coach Wari itu belum bisa memastikan. Pasalnya, masih harus melihat dulu hasil Cika di Walikota Cup nantinya. Kalaupun progresnya bagus di nomor recurve namun keputusan apakah Cika tetap turun di nomor nasional atau nomor barunya itu, semuanya keputusan dari pengurus Pengkot Perpani Denpasar nantinya.
“Terlalu dini untuk memberikan keputusan itu. Mari kita lihat saja dulu hasilnya di Walikota Cup karena semua itu juga masih perlu evaluasi dan pertimbangan matang Cika untuk turun di nomor recurve ke depannya,” pungkas Wari Sri Rahardjo. (ari)








