
DENPASAR – Walikota Cup panahan yang bakal digelar pada 27-31 Oktober di Lapangan SMPN 2 Denpasar melibatkan pemanah belia juga dengan usia maksimal 9 tahun atau U-9 disamping pemanah dengan usia diatasnya sampai umum.
Menurut Wakil Ketua I Pengkot Perpani Denpasar Infithar Fajar Putra, dilibatkan para pemanah belia itu karena tujuan Walikota Cup ini untuk menggali bibit pemanah-pemanah muda potensial di Denpasar untuk ke depannya bisa menjadi pemanah andalan Denpasar di even nasional maupun internasional.
“Kalau target peserta kami bidik sekitar 150 pemanah putra dan putri yang memang murni dari Denpasar dan berada di klub yang dinaungi Perpani Denpasar. Klub panahan yang ada di Denpasar yang ambil bagian sementara ini sudah ada 7 klub,” ungka Fajar Putra, Kamis 21 Oktober 2021.
Disebutkan pria yang juga Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Perpani Bali itu, untuk divisi nasional kategori usia yang dipertandingkan yakni U-9, U-12, U-15 dan umum putra serta putri, divisi recurve untuk pemanah usia 17 tahun (U-17) dan umum putra dan putri, divisi compound juga sama U-17 dan umum putra serta putri. Terakhir nomor barebow kategori pemanah untuk umum.
“Karena kondisi masih pandemi maka untuk practise day kami tidak berikan hanya saja saat hendak bertanding akan diberikan tambahan percobaan yang biasanya 2 kali menjadi 5 kali,” tambah Fakar Putra.
Sementara itu Ketua Umum Perpani Denpasar Nyoman Mardika menyebutkan, Walikota Cup ini dilakukan dengan protocol kesehatan (prokes) sangat ketat sesuai aturan yang berlaku.
“Ini harus kita jaga dengan baik semuanya agar misi Walikota Cup untuk menjaring atlet muda masa depan Bali bisa terealisasi dengan baik,” tandas Nyoman Mardika. (ari)








