Ikut Tarik Perahu, Bupati Tamba Ingatkan Nelayan Jaga Laut

0
137
Bupati Tamba (kaos putih) ikut menarik perahu dari tempat pembuatan ke laut

JEMBRANA-Dimulainya pengoperasian sebuah kapal selerek (purse siene) di laut, memerlukan banyak orang untuk memindahkan dari tempat pembuatan menuju laut. Seperti saat diturunkanya perahu berlambung Istambul milik H, Subahan di pantai Muara Desa Pengambengan, Kecamatan Negara Rabu 20 Oktober 2021.

Memanfaatkan momen hari purnama kelima, perahu beramai ramai diturunkan kelaut. Tak hanya warga dan pekerja nelayan di perahu Istambul yang terlibat. Bupati I Nengah Tamba yang diundang menyaksikan ritual penurunan perahu kedelapan, dimiliki juragan perahu asal Loloan Barat itu, ikut turun tangan dalam proses penurunan bersama sejumlah Sat Pol PP yang mengawalnya. Sebelum dilengkapi peralatan jaring, navigasi dan kemesinannya, badan perahu yang memiliki bobot 30 GT, ditarik dari dari daratan menuju laut di Pantai Muara.

Bupati Tamba menyampaikan rasa bangganya, lantaran baru pertama ikut menyaksikan sekaligus terjun dalam proses penurunan perahu.

“Ini luar biasa, baru kali pertama semenjak menjadi Bupati, dapat menyaksikan sekaligus mengikuti proses kapal diturunkan. Semangat gotong royong dan kebersamaan sungguh luar biasa,” sebutnya.

Meski demikian Bupati Tamba tetap mengingatkan kepada nelayan dalam penangkapan ikan dilaut, tetap mengikuti prosedur dan ketentuan yang ada.

“Jangan sampai ada yang tangkap ikan menggunakan cara-cara tidak benar. Bekerja dengan baik dan selalu patuhi aturan yang sudah ada serta selalu jaga laut kita,”harapnya.

Bupati Tamba juga berharap bertambahnya pengoperasian armada kapal ikan, tidak hanya membuka lapangan pekerjaan baru, namun juga meningkatnya hasil penangkapan ikan, sekaligus meningkatkan sektor ekonomi di perikanan.

Sementara Haji Subahan mengaku perahu Istambul yang baru merupakan kapalnya yang ke delapan dengan bobot 30 GT. Di prosesi penurunan sengaja mengundang bupati biar bisa hadir, agar perahunya bisa membawa berkah. Dia juga mengucapkan rasa terima kasihnya karena Bupati Tamba ikut berbaur bersama- sama nelayan.

“Apa yang menjadi saran Bapak Bupati, tentu akan kami lakukan. Kapal ini mampu mempekerjakan 50 orang pekerja. Untuk pekerja selalu diiingatkan untuk bekerja sesuai aturan dengan tetap menjaga laut,” pungkasnya.(ara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eight + one =