
GIANYAR – Bupati Gianyar I Made Mahayastra memutasi 72 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) dari pimpinan tinggi pratama hingga jabatan administrasi, Senin 6 September 2021.
Salah seorang di antaranya adalah Ida Bagus Darmayuda dari sebelumnya Camat Blahbatuh dimutasi ke Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.
Sebelumnya, Bupati Agus Mahayastra menerima laporan adanya pemalakan terhadap pengusaha. Orang nomor satu di Bumi Seni itupun memutuskan merotasi jabatan Ida Bagus Darmayuda.
Dikonfirmasi terkait hal itu, Darmayuda membantah dan menyebut isu tersebut adalah fitnah kejam. “fitnah itu. Saya sampai sakit hati, dan kemarin sampai malam saya tidak bisa tidur,” ujarnya kepada wartawan via telepon.
Selama menjabat Camat Blahbatuh, Darmayuda mengaku sudah menjalankan tugasnya dan tidak pernah memalak pengusaha. “Kata memalak itu kan artinya memaksa, keras. Saya tidak pernah seperti itu. Memang saya tidak punya apa-apa, tapi saya tidak pernah punya niat buruk seperti itu,” ungkapnya.
Ia mengakui beberapa kali pernah meminta bantuan kepada pemilik usaha di wilayah Blahbatuh, tapi tidak dipakai untuk kepentingan pribadi atau memperkaya diri sendiri. Permohonan bantuan dipakai untuk merawat Lapangan Blahbatuh yang selama ini kerap dipakai berolahraga oleh masyarakat. “Jujur, nominalnya paling banyak Rp 500 ribu sampai Rp 1 Juta dan saya tidak pernah memaksa. Saya minta tolong kalaupun dibantu, ya, syukur, kalau tidak, ya, tidak masalah. Saya merasa pernah membantu, ya, saya pun minta tolong,” tegasnya.
Darmayuda pun menduga isu itu sengaja digulirkan pihak yang tidak menyukainya. “Mungkin beliau (Bupati Gianyar) tidak tahu yang sebenarnya terjadi,” imbuhnya.
Satu sisi, Darmayuda tetap bersyukur masih diberikan kepercayaan mengisi jabatan Sekretaris Dinas. Ia akan membuktikan dan menunjukkan kinerja dengan sebaik mungkin. Disinggung ketidakhadiran di upacara pelantikan, Darmayuda mengaku masih menjalani isolasi. “Masih menjalani isolasi tiga hari lagi,” tandasnya. (jay)








