
DENPASAR – Melukat ke Sebatu, Gianyar. Kegiatan ritual ini dilakukan tim panjat tebing PON Bali selain dinilai penting sekaligus untuk melakukan refreshing setelah 6 bulan melakoni TC desentralisasi dan TC sentralisasi.
“Melukat ini tujuannya memohon pembersihan dan kekuatan kepada alam atas augerah Tuhan yang maha esa. Sekaligus ini sebagai salah satu kegiatan refreshing karena memang juga merupakan libur TC sentralisasi,” tutur Ketua Umum Pengprov FPTI Bali Putu Yudi Atmika usai melukat, Minggu 5 September 2021.
Libur itu sendiri lanjut pria yang juga Wakil Sekretaris KONI Bali itu, hanya diberikan waktu sehari saja kepada para atlet PON untuk mengambil peralatan. Dan tim panjat tebing PON Bali sendiri kembali ke tempat TC Sentralisasi di Hotel Batukaru 3 Senin 6 September 2021.
“Saat kembali ke tempat TC Sentralisasi tim panjat tebing PON Bali melakukan rest atau istiharat selama sehari karena Selasa 7 September 2021, semua atlet PON Bali akan dites rapid anti gen lagi,” imbuh Yudi Atmika.
Dengan demikian lanjut pria yang juga PNS atau ASN di lingkungan Pemkab Badung itu, maka aka nada suasana segar dirasakan para atlet panjat tebing putra dan putri PON Bali. Diharapkan semua itu akan menambah motivasi dalam berlatih secara rutin di Lintasan Panjat tebing Lapangan Umum Alit Saputra, Tabanan sampai keberangkatan ke PON XX/2020 yang digelar tahun 2021 di Papua pada Oktober 2021.
“Dengan semua itu kami optimis semua persiapan tim panjat tebing PON Bali sudah lengkap dan tinggal berlaga mengejar prestasi di PON Papua saja. Kami harap dengan dukungan dan doa semua masyarakat Bali maka prestasi terbaik di PON Papua bakal bisa kami bawa pulang ke Bali,” tutup Putu Yudi Atmika. (ari)








