
BULELENG – Trend peningkatan kasus terkonfirmasi dan kematian pasien Covid-19 mendapat perhatian khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkanb) Buleleng. Pemkab Buleleng melalui Bidang Data dan Informasi Satgas-PP Covid-19 juga menggencarkan sosialisasi dan edukasi terkait Pandemi Covid-19 melalui progran ‘Kenali Penyakitnya Pahami Penanganan Covid-19’.
“Adanya trend peningkatan penyebaran dan kasus kematian pasien Covid-19 saat ini, kita sikapi dengan menggencarkan sosialisasi dan edukasi tentang Pandemi Covid-19 kepada seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas-PP Covid-19 Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan, Senin, 9 Agustus 2021.
Kadiskominfosanti Buleleng ini menandaskan, sosialisasi dan edukatif tentang 3M, Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan sebagai protokol kesehatan wajib dilakukan oleh masyarakat, serta 3T, Tracing, Testing dan Treatmen sebagai tugas pemerintah melalui Satgas Covid-19, harus diketahui dan dipahami oleh semua pihak.
“Karena hanya dengan pemahaman dan kesadaran bersama, tentang bagaimana penyebaran Virus Corona atau Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) dan penanganan yang harus di lakukan, pademi ini segera dikendalikan dan ditangani dengan tepat, baik dan benar,” terangnya.
Karena dari evaluasi, selain sikap skeptis dan ketidakdisiplinan sebagian masyarakat dalam menerapkan prokes, peningkatan penyebaran Covid-19 juga terjadi karena ketidaktahuan masyarakat tentang Pandemi Covid-19. Program sosialisasi, edukasi serta konseling telemedicine yang dilakukan bersama IDI ini, kata Suwarmawan, selain meminimalisir penyebaran Covid-19 yang banyak terjadi melalui klaster keluarga, juga diharapkan dapat mencegah terjadinya ‘fatalitas’ (kematian,red) Pasien Covid-19 karena keterlambatan penanganan medis.
“Dari kasus kematian pasien Covid-19 yang saat ini mencapai 349 orang, sebagian besar terjadi akibat keterlambatan mendapat penanganan medis. Pasien dibawa ke RS saat kondisinya sudah kritis,” terangnya.
Untuk menghindari ‘fatalitas’ pasien Covid-19, dibutuhkan pengetahuan, kesadaran dan pemahaman yang sama tentang pentingnya 3T, yang tidak hanya bertujuan mencegah penyebaran virus, tapi juga menghindari terjadinya fatalitas pasien Covid-19 dan percepatan penyembuhan pasien OTG-GR melalui isolasi terpusat. (kar)








