
BULELENG – Penguatan tracing kontak erat kasus konfirmasi atau positif Covid-19 dilakukan Kodam IX/Udayana melalui Kesdam. Sesuai perintah Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Panjaitan, untuk bisa membantu penguatan tracing, seluruh personil Babinsa terutama tenaga kesehatan (nakes) jajaran RST wajib dibekali prosedur tetap (protap) swaber sebagai bagian dari proses testing untuk mengetahui penyebaran virus.
“Untuk penguatan tracing dan testing, perwakilan Babinsa Kodim 1609/Buleleng serta nakes RST Singaraja dengan jumlah 40 orang, sudah mengikuti pelatihan yang digelar secara daring oleh Kesdam IX/Udayana,” ungkap Dandim/1609 Buleleng, Letkol. Inf. Mohhamad Windra Lisrianto, Rabu, 28 Juli 2021.
Dandim Windra menandaskan, pelatihan swaber antara lain protap pengambilan, penyimpanan dan pengiriman sampel, material swab untuk test Polymerase Chain Reaction (PCR) yang bertujuan mendeteksi virus/bakteri khususnya Virus SARS Co-2, Covid-19.
“Pelatihan ini sangat penting dilakukan, sehingga personil yang akan di terjunkan dalam tugas, membantu percepatan tracing dan testin kasus konfirmasi, tahu, mengerti dan paham tentang prosedur tetap yang harus dilakukan saat tracing dan swaber, pengambilan material swab dengan baik, benar, tepat sasaran dan hasilnya dapat bermanfaat dalam upaya pengendalian Pandemi Covid-19,” tegasnya.
Pelatihan juga bertujuan agar personil yang bertugas, mengetahui dan paham bagaimana menemukan sumber penularan, kemungkinan penularan, yang tertular sekaligus menghindari penularan.(kar)








