Bocah Hilang Misterius Ditemukan Mengambang di Telabah Dangkangan

0
197
Warga menemukan jenazah I Made Deandra Harumbawa Andyana mengambang di Tukad Dangkangan.
Warga menemukan jenazah I Made Deandra Harumbawa Andyana mengambang di Tukad Dangkangan.

BADUNG – Tiga hari dilaporkan hilang, I Made Deandra Harumbawa Andyana (11) ditemukan meninggal dalam kondisi mengambang di Tukad Dangkangan, Banjar Busana Kaja, Desa Baha, Mengwi, Badung, Kamis 22 Juli 2021.

Informasi yang dihimpun, jenazah siswa kelas VI SD itu ditemukan kali pertama oleh I Made Redep (66). Sekitar pukul 17.00 WITA, saksi yang bekerja sebagai petani menuju telabah/sungai cengkok mencari rumput. “Usai mencari rumput, saksi ingin mandi, tapi mengurungkan niatnya karena melihat ada orang mandi,”kata sumber petugas.

Redep menuju telabah Dangkangan sembari mencari buah kelapa jatuh. Tidak lama, ia kaget melihat mayat laki-laki mengambang. “Saksi langsung mengenali jenazah itu I Made Deandra Harumbawa Andyana yang hilang, Senin (19 Juli 2021) sekitar pukul 18.00 WITA,”ungkap sumber.

BACA JUGA:   Jadi Tersangka Penggelapan 12 Miliar Ketua LPD Dawan Kelod Langsung Ditahan

Saksi bergegas memberitahu pihak keluarga korban kemudian dilaporkan ke Polsek Mengwi. Tak lama, petugas bersama warga mendatangi lokasi. Jenazah dievakuasi melalui telabah, kemudian dibawa ke RSUP Sanglah menggunakan ambulans BPBD.

Kasubbag Humas Polres Badung Iptu I Ketut Oka Bawa membenarkan adanya penemuan jenazah Harumbawa Andyana yang sebelumnya dilaporkan hilang itu. “Korban ditemukan mengambang tertelungkup menggunakan celana pendek hitam garis coklat baju kaos hitam dengan posisi kepala berada di utara. Kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan,”ujar Oka Bawa.

BACA JUGA:   Wagub Cok Ace Buka Acara Hybrid Drive Concert

Seperti diwartakan, I Made Deandra Harumbawa Andyana (11) dilaporkan hilang misterius di tegalan belakang rumahnya di Banjar Busana Kaja, Desa Baha, Mengwi, Badung, Senin 19 Juli 2021 sekitar pukul 18.00 WITA.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, Harumbawa Adnyana bersama dua temannya, Eka (10) dan Angga (10) memancing ikan di kolam belakang rumahnya.

Selesai mancing, ketiganya kembali ke rumah. Tiba-tiba, korban berlari ke belakang rumahnya menuju tegalan dengan tergesa-gesa. Neneknya, Ni Nyoman Suartini (56) mengejar sembari memanggil-manggil cucunya. Sampai tegalan, saksi tidak melihat keberadaan cucunya. (dum)

BACA JUGA:   Konser di Era New Normal, Bali Revival 2020 Dikonsep Nonton dari Mobil

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × five =