
BULELENG – Sekda provinsi Bali Dewa Made Indra menyerahkan bantuan 9.500 dosis vaksin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VIII Bali, Nusra sekaligus pemantauan percepatan vaksinasi Usia 12-17 di SMPN 4 Singaraja. Sekda Dewa Made Indra juga mendukung pelaksanaan vaksinasi, Selasa 13 Juli 2021.
Didampingi Kepala OJK Regional VIII Bali Nusra, Giri Triboto dan Wakil Bupati (Wabup) Buleleng I Nyoman Sutjidra, Ketua Harian Satgas-PP Covid-19 Bali ini juga mengistruksikan percepatan vaksinasi Usia 12-17 pada setiap sekolah dapat dilakukan paling lambat dua hari.
“Dengan kedisiplinan siswa, kecepatan tim vaksinator serta sarana prasarana serta lokasi, upaya percepatan vaksinasi disekolah saya harapkan bisa selesai paling lambat dua hari, sehingga vaksinasi dosis I bisa kita tuntaskan akhir Bulan Juli 2021,” tandas Dewa Indra.
Hal senada diungkapkan Wabup Nyoman Sutjidra yang mengapresiasi pemantauan vaksinasi oleh Sekprov Bali Dewa Indra dan penyerahan bantuan 9.500 dosis vaksin dari Kepala OJK Regional Bali Nusra, Giri Triboto sebagai suport dan motivasi percepatan vaksinasi di Buleleng.
“Bantuan vaksin sebanyak 9.500 dosis dari OJK Regional VIII Bali Nusra ini merupakan suport sekaligus motivasi untuk pelaksanaan percepatan vaksinasi di Kabupaten Buleleng,” tandasnya.
Bantuan 9.500 dosis vaksin yang dirangkaikan dengan penyerahan beasiswa kepada 32 siswa SMPN 4 Singaraja dan 30 siswa SMKN 3 Singaraja yang berprestasi, segera didistribusikan untuk percepatan vaksinasi di Kabupatan Buleleng.
“Sesuai instruksi Sekda Provinsi Bali, dimana satu sekolah wajib menyelesaikan vaksinasi paling lambat dua hari sudah kami kordinasikan dengan pihak sekolah, sehingga target vaksinasi tuntas pada akhir Bulan Juli 2021 bisa terwujud,” pungkasnya.(kar)








