
GIANYAR – Seekor buaya muncul di muara sungai Sangsang, Desa Lebih, Kecamatan Gianyar. Binatang buas itu kali pertama ditemukan I Ketut Budiawan (30).
Pria asal Banjar Roban, Desa Bitera, Gianyar, awalnya sedang mancing di muara sungai, perbatasan Lebih dan Siut, Senin 21 Juni 2021 sekitar pukul 11.19 WITA. “Saya mancing di sebelah timur dan saat menoleh ke barat ada sesuatu bergerak di atas kayu. Awalnya saya mengira biawak,” katanya.
Karena penasaran, Budiawan mengambil foto. Saat diperbesar, ternyata seekor buaya dengan mulut menganga. “Saya kaget karena ukuran besar. Saya tidak jadi mancing dan pulang,” ucapnya.
Temuan buaya itu pun diberitahukan kepada nelayan dan warga di sekitar lokasi. Sementara, petugas BPBD Gianyar yang mendapat laporan berkoordinasi dengan Balawista kemudian mengecek ke lokasi, Senin 21 Juni 2021. Namun, buaya tidak ditemukan.
Pada Selasa 22 Juni pagi, buaya itu muncul di pinggir muara. Warga pun beramai-ramai mendatangi lokasi karena penasaran. Kepala SKW II BKSDA Bali Sulistyo Widodo mengatakan, berdasarkan pengamatan di foto, buaya tersebut jenis buaya muara crocodylus porosus dan diperkirakan baru pertama kali ditemukan di Bali.
Buaya itu memiliki panjang sekitar dua meter dengan diameter 20-30 sentimeter. “Dilihat dari sisiknya, diperkirakan berusia 1,5 tahun. Kemungkinan sebelumnya dipelihara oleh warga kemudian dilepas,” ungkapnya.
Tim balawista melakulan upaya penangkapan menggunakan perahu. “Biasanya kita juga menggunakan perangkat yang menggunakan box lalu diisi pakan atau dilakukan dengan cara dijaring dikasi umpan dan dilepas jaringnya,” katanya. (jay)








