
BULELENG – Kunjungan Pengurus Dewan Masjid Kelurahan Kampung Kajanan, Kecamatan Buleleng ke Puri Buleleng, Sabtu, 12 Juni 2021 sore, mendapat sambutan hangat dari Manggala Utama Trah Tunggal Anglurah Panji Sakti (Trapti), Anak Agung Wiranata Kusuma.
Selain mempererat tali silaturahmi dengan Keluarga Besar Puri Buleleng, Anglurah Ki Barak Panji Sakti, Manggala Utama Trapti dan keluarga besar Puri Buleleng juga menyambut kehadiran Nyama Selam Kajanan sebagai kebangkitan Spirit Toleransi serta Jiwa Besar yang telah diwariskan pendiri Kerajaan Buleleng sejak tahun 1587 silam.
“Cinderamata berupa pedang dengan sarung yang berukiran kaligrafi dari Nyame Selam Kajanan, merupakan tanda penyerahan jiwa raga yang tulus dengan rasa persaudaran, sebagai bagian dari Keluarga Besar Puri Buleleng,” tandas Wiranata Kusuma, pada pertemuan dua kerabat lama digelar pada salah satu Pendopo Balai Pertemuan di Puri Buleleng.
Kepada Nyama Selam Kajanan yang dikordinir Hidayat Acdar selaku Dewan Masjid Nur Rahman Kampung Kajanan Dajan Puri Kangian, Manggala Utama Trapti Puri Buleleng mengingatkan pentingnya silaturahmi, simakrama sebagai wujud jalinan persaudaran ditengah derasnya arus globalisasi.
“Melalui kegiatan silaturami, simakrama ini, yang telah diwariskan para pendahulu, dengan jiwa besar dan toleransi, Ida Anglurah Ki Barak Panji Sakti bersama Nyame Salam Kajanan mengembangkan kepemimpinan, tidak membeda-bedakan agama, suku dan rasa, bersama-sama membangun Bumi Den Bukit hingga sampai puncak kejayaan,” tegasnya.
Wujud sikap Jiwa Besar Toleransi yang dikembangkan Anglurah Ki Barak Panji Sakti dilakukan antara lain berupa hibah tanah dan pintu gerbang untuk pembangunan Masjid Jam’i.
“Jiwa Besar Toleransi, Ida Anglurah Panji Sakti, masih tertanam dan terpahat pada Masjid Kuna Keramat, masjid tertua di Bali,” pungkasnya. (kar)








