Demi Modif Motor, ABG Curi Pratima dan TV di Pura, Perhiasan Neneknya Juga Dijual

0
183

BADUNG – Kasus pencurian pratima di Pura Dalem Mayun, Banjar Sigaran, Desa Mekar Bhuwana,Kecamatan Abiansemal, Badung, pada 9 Desember 2020 akhirnya terungkap. Tak disangka, pelakunya masih remaja berinisial Kris BS (17). Uang hasil kejahatan dipakai modifikasi sepeda motor.

Kasubbag Humas Polres Badung Iptu I Ketut Oka Bawa mengatakan, pencurian itu sebelumnya dilaporkan I Nyoman Sandia (52) mewakili pengempon pura. Barang yang hilang berupa pratima berbentuk wayang dan pelinggih berbentuk lembu hitam, sekar, 200 keping pis bolong, 10 daun gender wayang, satu gong kantil dengan 10 biji daun, serta satu televisi LED. “Kerugian dari kasus pencurian itu ditafsir Rp 50 juta,”kata Oka Bawa, Selasa 8 Juni 2021.

BACA JUGA:   Puasa, Bali United Siasati Latihan Malam

Kurang lebih lima bulan penyelidikan, tim opsnal pimpinan Kanit Reskrim Polsek Abiansemal Iptu I Wayan Widastra mencurigai pelakunya Kris BS. Pelaku ditangkap di rumahnya di Abiansemal, Badung, Rabu 2 Juni 2021 malam. “Hasil interogasi, pelaku mendatangi Pura Dalem Mayun mengendarai Vario DK 5933 QH pada dini hari kemudian masuk dengan cara melompati tembok penyengker,”beber Oka Bawa.

BACA JUGA:   Labu Siam Diserang Lalat Buah, Petani Merugi

Yang mencengangkan, pelaku juga mencuri kotak pratima di merajannya sendiri yang berada di selatan rumahnya di Banjar Sigaran, Desa Mekar Bhuwana, Abiansemal. Kemudian, menyasar Pura Pemaksan di barat rumahnya dan mengambil kotak pratima berisi gelang slaka (perak) serta uang kepeng. “Dia juga mengaku mencuri kalung emas orang tuanya dan cincin emas milik neneknya,”ungkapnya.

Perhiasan milik orang tuanya, sekar jepun emas, sekar cepaka emas milik Pura Dalem Mayun, dijual lewat online Rp 1.800.000. Sedanhgkan pratima berbentuk lembu hitam, kayu, kain, uang kepeng dibakar di belakang kandang babi miliknya. Beberapa barang lainnya dibuang di aliran sungai jembatan Sibang, Kecamatan Abiansemal. “Uang hasil pencurian digunakan untuk biaya sehari-hari dan membeli spare part untuk modifikasi sepeda motor,”tandasnya.

BACA JUGA:   Desa Kedonganan Rencana Kembangkan Pariwisata Eko Mangrove di Pesisir Timur

Polisi menyita barang bukti sepeda motor beserta pakaian yang dipakai beraksi, dua buah uang kepeng, 10 biji daun gong kantil, 10 biji daun gender, sebuah handphone, serta kain yang dipakai buat pratima dalam kondisi terbakar. (dum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here