Setubuhi ABG, Lima Sekawan Ditangkap, Dua Tersangka Dibawah Umur

0
234
Tiga dari lima tersangka persetubuhan anak dibawah umur, digeber Satreskrim Polres Buleleng

BULELENG – Lagi, kasus persetubuhan terhadap anak baru gede (ABG) yang masih dibawah umur terjadi dan dilakukan lebih dari satu orang. Kali ini, korban seorang anak berumur 13 tahun asal Kecamatan Seririt, diduga telah disetubuhi ‘Lima Sekawan’ masing-masing berinisial IDMPY alias DY (19), Gede S alias K (17), Putu A (15), KBAU alias B (19) dan PAP alias A (19) pada sebuah tempat kost di Kecamatan Sukasada.

“Kasus dugaan persetubuhan anak dibawah umur yang terjadi 26-27 April 2021 ini terungkap, berawal dari laporan orang tua korban di Polsek Seririt,” ungkap KBO Satreskrim Polres Buleleng, Iptu Suseno, Selasa, 11 Mei 2021 saat menggeber kasus ini di Mapolres Buleleng.

BACA JUGA:   Polisi Usut Aksi Bule Ceburkan Motor di Dermaga Cruise Tanah Ampo

Dari hasil penyidikan Unit PPA Satreskrim, kata Suseno didampingi Kasubbaghumas Iptu Gede Sumarjaya, terungkap korban yang dilaporkan hilang, janjian dan dijemput tersangka DY, Senin, 26 April 2021 Pukul 15.00 WITA di Pantai Tangguwisia, Kecamatan Seririt.

“Oleh tersangka DY, korban diajak ke tempat kost. Atas dasar suka sama suka, tersangka DY dan korban melakukan persetubuhan. Setelah itu, korban ditinggal di kost sementara tersangka pulang,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Bule Penyelenggara Yoga "Tantric Full Body Orgasm" Dideportasi

Kemudian Pukul 18.30 WITA, datang tersangka K (17), berkenalan dan masuk kamar korban.

“Tersangka sempat meraba, mencium dan aksi tak senonoh. Belum bersetubuh, tersangka keluar karena dipanggil teman,” jelasnya.

Berikutnya, kata Suseno, hari Selasa, 27 April 2021 Pukul 01.30 WITA, tersangka berinisial A (15) beralamat datang dan langsung masuk ke kamar korban dan melakukan persetubuhan. Begitu juga dengan tersangka B yang datang pukul 03.00 WITA. Selanjutnya, pada Pukul 09.00 WITA, tersangka A (19) datang berkenalan dengan korban, lanjut melakukan persetubuhan.Hari Rabu, 28 April 2021, tersangka A menjemput korban dan diantar pulang.

BACA JUGA:   Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Tabanan Dikepung Pohon Tumbang

“Saat mengantar pulang, tersangka langsung dilaporkan ke Polsek Seririt oleh orang tua korban,” jelasnya.

Perbuatan Lima Sekawan ini dipersangkakan melakukan persetubuhan anak dibawah umur sesuai pasal 81 UU RI No 35 Tahun 2014, tentang Perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak.

“Ancaman hukuman minimal 5 tahun, maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here