
GIANYAR – Lapangan Sutasoma di perbatasan Desa Batuan-Sukawati, Gianyar, yang sebelumnya dijadikan tempat relokasi pedagang pasar seni dipenuhi sampah.
Pantauan WARTA BALI pada Rabu 21 April 2021, sampah kertas dan plastik hampir merata di setiap sudut bangunan relokasi. Terlihat juga rak kayu yang dipakai tempat barang dagangan sehingga menambah semrawut tempat tersebut.
Salah seorang warga yang ditemui di lokasi mengatakan, barang-barang tersebut ditinggal begitu saja oleh pedagang karena sudah tak terpakai. “Di pasar baru kan sudah dapat raka untuk barang dagangan sehingga mereka tinggalkan meja, rak di sini,” katanya.
Mengenai sampah plastik yang berserakan, ia menuturkan merupakan sisa-sisa dagangan. “Mungkin mereka sudah capek angkut-angkut barang sehingga tidak sempat bersih-bersih. Di sini juga tidak ada tersedia tempat pembuangan sampah. Kemana mau dibuang ? sampahnya banyak ini,” ucapnya.
Terkait kondisi itu, Camat Sukawati Gusti Ngurah Udayadnya mengatakan akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait. “Ngih tyang koordinasi sareng Dinas Perdagangan dumun (Ya, kami koordinasikan dulu dengan Dinas Perdagangan dulu),” ujarnya.
Untuk diketahui, lapangan Sutasoma dulunya dijadikan sebagai tempat olahraga. Karena adanya revitalisasi Pasar Seni Sukawati, dilakukan relokasi para pedagang. (jay)








