
DENPASAR – Seleksi dua tahap yakni seleksi pertama dalam bentuk sparing dan tes kedua dalam bentuk fisik dan kebugaran terhadap tiga petinju PON Bali untuk mengisi dua kelas yakni Ringan (60 kg) dan welter ringan (64 kg) akhirnya hasilnya dirilis.
Petinju yang diseleksi yakni Gregorius Gedha Dende atau Goris yang sebelumnya lolos PON kelas welter ringan (64 kg), Jekry Riwu kelas ringan (60 kg) serta petinju Bali lainnya Yulianus Babu Eha atau biasa disapa Bayu. Hasilnya Goris terdegradasi dan Bayu promosi ke tim tinju PON Bali. Hanya terjadi pergeseran kelas dari hasil seleksi itu karena Bayu akhirnya berlaga di kelas Ringan (60 kg) dan Jekri Riwu naik ke kelas welter ringan (64 kg).
“Saya minta bagi Bayu dan Jekri harus berlatih dengan keras karena tes ini adalah tes awal dan tes sebenarnya atau saat naik ring di PON XX/2021 di Papua Oktober nanti. Jangan menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan Bali, termasuk petinju PON lainnya, serta tunjukkan prestasi di PON dan harus tampil all out di Papua nanti,” kata Ketua Umum Pengprov Pertina Bali yang juga manajer tim tinju Pelatnas SEA Games Vietnam 2021 untuk tim Merah, Made Muliawan Arya saat pengumuman hasil seleksi di Lapangan Renon Denpasar, Senin 12 April 2021.
Semua petinju PON Bali juga diminta pria yang akrab disapa De Gadjah itu agar latihan sekeras-kerasnya dan sparing sebanyak banyaknya dan itu harus keluar dari hati dan kesadaran tinggi para petinju sendiri.
Dengan demikian maka tim tinju PON Bali fix diperkuat Krispinus Mariano kelas Layang Ringan (46 kg), Kornelis Kwangu Langu kelas Layang (49 kg), Julio Bria kelas Bantam (56 kg), Yulianus Babu Eha kelas Ringan (60 kg), Jekri Riwu kelas Welter Ringan (64 kg) dan Cakti Dwi Putra kelas Menengah (75 kg). (ari)








