
DENPASAR – Karena ada tiga petinju yang berkualitas di kelas welter ringan (64 kg), tim tinju PON Bali akhirnya menggelar seleksi untuk menentukan siapa yang menjadi wakil petinju Bali di kelas itu, untuk naik ring pada PON XX/2021 di Papua pada 2-15 Oktober mendatang.
Tiga petinju yang bakal diseleksi untuk diambil siapa yang terbaik itu yakni Gregorius Gedha Dende, Jekry Riwu dan Bayu. Ketiganya bakal diseleksi dalam dua tahap yakni tahap I Senin 5 April 2021 dalam bentuk sparing di sasana tinju M Fight Denpasar.
“Seleksi kami lakukan karena kami ingin mencari yang terbaik dari tiga petinju itu untuk menjadi wakil di kelas welter ringan pada PON Papua nantinya,” ungkap manajer tim tinju PON Bali, Made Muliawan Arya, Minggu 4 April 2021.
De Gadjah memaparkan, setelah seleksi tahap I dilanjutkan Selasa, 6 April 2021 dengan tes fisik yang diikuti tiga petinju itu.
“Kami serius dalam mengirimkan wakil petinju ke PON Papua karena kami menyasar pada target membawa pulang medali, Jadi tidak ada pilihan selain mengirimkan petinju tangguh,” imbuh Wakil Ketua DPRD Denpasar itu.
Sementara itu, pelatih tim tinju PON Bali, Julianus Leo Bunga menambahkan, teknis sparing bakal mempertemukan duel ketiga petinju dalam satu ring secara bergantian.
“Pertama misalnya petinju A bertemu petinju B melakoni duel selama 4 menit setelah itu giliran petinju B turun digantikan petinju C berhadapan dengan petinju A. Setelah itu petinju A turun digantikan petinju C berhadapan dengan petinju B. Begitu terus selama 4 ronde,” jelas Julianus seraya bakal mengusulkan untuk tes tahap II dengan cara adu lari dengan jarak 2400 meter untuk melihat kecepatan, daya tahan dan kekuatan petinju itu. (ari)








