Banjar Sanggulan Jadi Kampung Tertib Lalu Lintas

1
211
Taman tertib lalu lintas Sanggulan dengan latar belakang Patung Ki Bendesa Sanggulan menghunus keris menunggang kuda hijau

 TABANAN – Sesuai dengan instruksi dari Kakorlantas Mabes Polri, di setiap Polres dibentuk Kampung Tertib Lalu Lintas. Terkait hal itu, Polres Tabanan menetapkan Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri sebagai Kampung Tertib Lalu Lintas.
 
Dengan status seperti itu, Banjar Sanggulan diharapkan menjadi contoh tertib berlalu lintas. Bahkan, segala bentuk pelanggaran lalu lintas yang terjadi di kampung tersebut bisa diganjar lebih berat. Mereka harus mampu memberi contoh bagi daerah lainnya untuk ikut tertib dalam berlalu lintas. Dengan penetapan sebagai Kampung Tertib Lalu Lintas, sanksi tilang atau bukti pelanggaran di kawasan itu bisa dua kali lipat.

“Apabila ada pelanggaran lalu lintas, tentu kalau denda tilang dalam Kampung Tertib Lalu Lintas dua kali lipat,” tegas Kapolres Tabanan, AKBP Mariochristy Panca Sakti Siregar usai meresmikan Banjar Sanggulan sebagai Kampung Tertib Lalin, Senin 22 Maret 2021.
 
Dikatakan, pengenaan tilang itu merupakan tindakan akhir. Yang paling utama dari penerapan Kampung Tertib Lalin adalah pencegahan, edukasi, dan tata tertib berlalu lintas kepada seluruh masyarakat.

“Sederhananya, ketika ketinggalan helm itu seperti ketinggalan ponsel. Kesadaran-kesadaran (tertib berlalu lintas) seperti itu yang mau dibentuk. Semua sepakat tidak menginginkan adanya kecelakaan, apalagi pelanggaran,” sebutnya.
 
Dengan ditetapkan sebagai Kampung Tertib Lalin, jajaran Polres Tabanan menempatkan personel Satlantas di wilayah tersebut. Selain memastikan warga setempat tertib berlalu lintas, personel tersebut memiliki tugas untuk mengedukasi dan mensosialisasikan tertib berlalu lintas. Dalam penerapannya, pihak Satlantas Polres Tabanan juga akan melakukan analisa dan evaluasi (anev). Khususnya bisa terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Apakah korbannya, KTP Tabanan. Pelanggarnya KTP Tabanan. Atau, dari warga Sanggulan,” imbuhnya.
 
Selain Sanggulan, dia menyebutkan kemungkinan penerapan program serupa di banjar atau desa lainnya. Itupun secara bertahap.

“Satu persatu secara bertahap. Dimulai dari sini (Sanggulan). Karena ini juga dilombakan. Kami berharap Kampung Tertib Lalin di Sanggulan ini bisa membawa Tabanan sebagai juara,” tandasnya. (jon)

1 KOMENTAR

  1. akankah senasib dengan penetapan kawasan atau jalur tertib lalu lintas yang telah ada sebelumnya !!!???… dimana sekarang masih terdapat plang atau tulisan penanda tersebut, namun tidak ada bedanya dg kawasan atau jalur lainnya…
    unt penetapan kawasan tertib lalulintas berbasis banjar ini, tertib lalulintas seperti apa yg dimaksud??? juga apakah ada rambu rambu lalulintas terpasang?.. rambu stop, larangan berhenti, parkir, batas kecepatan, memberi jalan terlebih dahulu, dll..
    unt tertib lalin berbasis banjar ini dapat diutamakan pada tertib penggunaan helmet dan batas kecepatan,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here