
DENPASAR – Para pengurus Pengprov PABSI Bali periode 2020-2025 yang dilantik secara virtual oleh PB PABSI, Kamis 4 Maret 2021 bakal fokus pada performa lifter PON-nya Ketut Ariana dan pembianaan lifter pemula di Bali. Hal ini dinilai penting dalam pengejaran prestasi angkat besi Bali ke depannya.
Seperti diungkapkan Ketua Umum anyar Pengprov PABSI Bali Wayan Bun Setiady didampingi Sekretaris Umum Made Purwita setelah pelantikan ini dirinya fokus persiapan lifter PON Bali Ketut Ariana yang kini sudah mencapai 80 persen masa recovery dari cederanya.
“Jadi tugas kami terdekat fokus persiapan Ketut Ariana menghadapi PON XX/2021 Oktober mendatang di Papua. Namun juga tugas lainnya yakni fokus di pelatihan, juri dan pembinaan lifter pemula,” tegas Bun Setiady usai pelantikan.
Pembinaan lifter pemula dan muda memang sempat terputus dulu itu juga karena faktor minimnya pelatih angkat besi di Bali. Jadi bagaimana pembinaan bisa maksimal kalau pelatih saja jumlahnya terbatas. Selain itu pengkab/pengkot yang membina angkat besi dulu itu hanya Denpasar saja jadi generasinya agak tersendat.
“Namun sekarang kalau lifter pemula banyak di Bali karena kami memiliki program sentra angkat besi. Apalagi nanti ada bantuan dari PB PABSI dan bantuan itu akan kami gunakan untuk membina lifter usia dini,” jelas Bun Setiady diamini Purwita.
Pihaknya juga telah melakukan talent id di Badung dan hasilnya dimasukkan ke sentra dan itu tak hanya dilakukan di Badung saja melainkan juga di Gianyar yang memperoleh 10 lifter putra dan 10 putri.
“Hanya saja tempat latihan masih di sentra saja,” pungkas Bun Setiady. (ari)








