
DENPASAR – Tali kasih atlet Pelatda Bali di tahun 2021 ini meningkat. Jika tali kasih tahun lalu sempat menurun menjadi Rp 1,2 Juta per bulan karena rasionalisasi pandemi Covid-19, selanjutnya naik lagi menjadi Rp 1,9 Juta setiap bulan di tiga bulan terakhir pada akhir tahun lalu, kini meningkat lagi di tahun 2021 menjadi Rp 2,7 Juta setiap bulan.
Peningkatan ini ditegaskan Sekretaris Umum (Sekum) KONI Bali IGN Oka Darmawan saat dikonfirmasi terkait dengan tali kasih atlet Pelatda Bali. Bahkan peningkatan menjadi Rp 2,7 Juta itu lebih besar ketimbang ketika disiapkan pada tahun lalu sebelum masa pandemi yakni Rp 2,5 juta.
“Saya rasa semua ini sudah diketahui. Memang semuanya itu untuk anggaran KONI Bali Rp 39 miliar yang diberikan Pemprov Bali kami fokuskan kepada persiapan menghadapi PON XX/2021 di Papua, Oktober mendatang. Matematisnya Rp 33 Miliar untuk persiapan atlet pelatda sampai berangkat ke Papua nantinya. Sisanya untuk operasional KONI Bali dan lainnya termasuk pembinaan atlet muda dan lainnya,” tegas Oka Darmawan, Rabu 24 Februari 2021.
Persiapan yang dimaksudkan pria yang juga Ketua Umum Pengprov Perbasi Bali itu mencakup segalanya diantaranya mulai dari tali kasih sementara atlet sekarang ini berjumlah 261 atlet dan 66 pelatih cabang olahraga (cabor) yang berlaga di Papua sampai kebutuhan lainnya.
“Ya kebutuhan lainya itu seperti TC Desentralisasi seperti dilakukannya tes fisik atlet 2 kali tahun ini. Kebutuhan TC Sentralisasi yang lebih panjang dibanding saat PON Jawa Barat. Kalau di PON Jawa Barat silam TC sentralisasi dengan karantina di hotel selama 42 hari, kalau di TC Sentralisasi tahun ini bisa 3 bulan,” pungkas Oka Daramawan. (ari)








