Upacara Dwijati Oknum Sulinggih Diduga Cabul Tak Disaksikan Bendesa Adat

0
1615
Bendesa Adat Tegallalang I Made Kumara Jaya.

 GIANYAR – Oknum sulinggih berinisial IBRASM yang bergelar Ida Begawan  dengan nama welaka (asli) I Wayan M (38) asal Banjar Tegal, Desa Tegallalang, Gianyar, terus menjadi perbincangan publik.

IBRASM ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Bali atas dugaan pelecehan seksual terhadap perempuan berinisial YD (33). Tak hanya menyangkut kasus, ada fakta baru juga terungkap.

Mantan Bendesa Adat Tegallalang I Made Jaya Kusuma mengaku tidak mengetahui IBRASM menjadi seorang sulinggih. “Dulu waktu beliau upacara dwijati (proses menjadi sulinggih) saya diundang ke Karangasem, tapi saya tidak datang karena undangannya secara lisan. Biasanya menjadi seorang sulinggih ada surat resmi kepada bendesa untuk menjadi saksi,”katanya, Rabu 17 Februari 2021.

Terkait penetapan IBRASM sebagai tersangka dugaan pelecehan seksual, Jaya Kusuma tidak mau berkomentar. “Memang saya dengar begitu (dugaan pelecehan seksual), tapi saya tidak lagi sebagai bendesa sehingga tidak bisa berkomentar banyak,”ungkap Jaya Kusuma yang tidak lagi menjadi bendesa sejak 11 Februari 2021.

Sementara, Bendesa Adat Tegallalang I Made Kumara Jaya menyampaikan jika masyarakat di wilayahnya tidak mengetahui keberadaan sulinggih tersebut. “Kalau menjadi sulinggih harus ada upasaksi. Di sini kami tidak ada pemberitahuan,” tegasnya.

Sementara itu, sejumlah wartawan sempat mendatangi kediaman IBRASM. Namun, yang bersangkutan tidak berada di tempat. “Ida lagi lunga (keluar),”kata salah seorang pengayah. (jay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here