DBD Meningkat, BMI dan LDC Serukan Satu Desa Satu Alat Foging

0
382
Dokter Caput, pimpin langsung Foging di Lingkungan Bintang Banua untuk cegah Demam Berdarah

BULELENG – Adanya trend peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga tembus angka 3.500 pasien di Kabupaten Buleleng, membuat perihatin warga masyarakat yang tergabung dalam wadah Relawan Banteng Muda Indonesia (BMI) dan Loyalis Dokter Caput (LDC) Kabupaten Buleleng.

Tidak hanya menggelar foging sesuai permintaan warga masyatrakat yang terjangkit DBD, dipimpin langsung Ketua BMI Kabupaten Buleleng Ketut Putra Sedana, Relawan BMI dan LDC juga mengedukasi masyarakat tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar terhindar dari penyakit.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai respos, bentuk kepedulian kami terhadap wabah DBD yang juga meningkat ditengah Pandemi Covid-19,” tandas Ketua BMI Buleleng, Ketut Putra Sedana, Jumat, 12 Februari 2021 usai kegiatan Foging di Lingkungan Bantang Banua, Keluharan/Kecamatan Sukasada.

Putra Sedana yang akrab disapa Dokter Caput ini menegaskan selain Foging untuk memberantas nyamuk Aides Agypty dewasa, Relawan BMI dan LDC juga mengedukasi warga masyarakat untuk melaksanakan PSN dan PHBS sebagai cara paling efektif yang harus dilakukan setiap orang untuk terhindar dari penyakit.

“Dengan terbiasa melakukan PSN dan PHBS dilingkungan keluarga, setiap orang bisa terhindar dari penyakit seperti DB, termasuk Covid-19 yang tentu harus dilengkapi disiplin 3M, Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan, sebagai kehidupan sehat yang harus dibudayakan,” tandasnya.

Mengingat luas wilayah Buleleng dan sebaran penyakit DBD yang cukup banyak, Relawan BMI dan LDC mengusulkan agar setiap desa/kelurahan di Kabupaten Buleleng memiliki alat foging sehingga dalam kondisi kritis atau mendesak dapat dilakukan upaya penanganan penyakit DBD yang merupakan penyakit endemi di Kabupaten Buleleng. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here